tirto.id - Contoh deskripsi ekskul rohis menjadi rujukan penilaian kegiatan Rohani Islam yang dicantumkan dalam raport siswa. Penilaian tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2014. Aturan ini menegaskan kewajiban pencatatan hasil ekstrakurikuler dalam dokumen penilaian sekolah.
Dalam deskripsi ekskul rohis, mekanisme penilaian dilakukan secara kuantitatif. Penilaian mencakup proses keikutsertaan dan capaian peserta didik selama kegiatan. Ekstrakurikuler dilaksanakan di luar jam pelajaran dengan bimbingan dan pengawasan satuan pendidikan.
Deskripsi nilai ekstrakurikuler rohis di raport memuat tujuan pengembangan peserta didik. Kegiatan diarahkan pada penguatan potensi, bakat, minat, kepribadian, kerja sama, dan kemandirian. Bentuknya meliputi kegiatan keagamaan, krida, karya ilmiah, serta latihan olah bakat dan minat.
Apa Saja Kegiatan Ekskul Rohis?
Ekskul Rohis sering mengadakan acara setiap pekan. Mereka melakukan pembelajaran Islam lewat metode kelompok. Pembelajaran biasanya bersifat tematik. Peserta didik akan melakukan pendalaman terhadap tema-tema tertentu.
Rohis juga kerap melakukan pembelajaran Islam di alam terbuka atau tafakur alam. Tujuannya adalah merenungkan dan mengingat Allah Swt. melalui segala ciptaan-Nya.
Secara umum, Rohis menjadi wadah kreativitas minat bakat siswa dalam mendalami keagamaan. Rohis sering juga disebut sebagai Dewan Keluarga Masjid (DKM). Biasanya, Rohis ada di tiap Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam bentuk sebuah organisasi.
Rohis memiliki susunan keanggotaan, seperti ketua, wakil, bendahara, sekretaris, dan divisi-divisi yang bertugas sesuai bagian masing-masing. Selain struktur, Rohis biasanya memiliki program kerja serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART).
Berikut contoh kegiatan ekskul Rohis yang biasa dilakukan di sekolah:
- Malam bina iman dan taqwa (mabit) yaitu bermalam bersama. Diawali Maghrib atau Isya’ dan diakhiri dengan shalat Subuh.
- Baca tulis Al-Qu'ran (BTA).
- Perbaikan bacaan Al-Qur'an dengan tajwid aplikatif (tahsin).
- Penghafalan Al-Qur'an sehari 1 ayat.
- Pelatihan motivasi untuk menyeimbangkan kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual, dan kecerdasan emosional.
- Kelompok belajar untuk mencetak muslim berprestasi.
Contoh Deskripsi Nilai Ekskul Rohis di Raport
Teks ini memberikan contoh deskripsi ekskul Rohis yang digunakan sebagai gambaran penulisan penilaian kegiatan ekstrakurikuler Rohis dalam rapor siswa. Uraian tersebut bertujuan membantu guru menyusun deskripsi penilaian yang jelas dan sesuai, sebagai berikut:
- Peserta didik mampu memahami dasar-dasar agama Islam dan menumbuhkan karakter Islami dalam kehidupan sehari-hari.
- Peserta didik mampu membaca makhraj huruf dengan tepat, namun masih perlu latihan membaca huruf hijaiyah yang bersambung.
- Peserta didik telah menghafal surat-surat pendek dengan lancar, meskipun beberapa kaidah tajwid perlu ditingkatkan.
- Peserta didik mampu memberikan contoh sederhana sikap toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.
- Peserta didik memahami hukum tajwid nun sukun dan tanwin dengan baik.
- Peserta didik mampu melaksanakan rukun shalat beserta bacaan shalat dengan benar.
- Ananda mudah menghafal ayat-ayat pendek Al-Qur’an beserta penerapan ilmu tajwidnya.
- Ananda memahami hal-hal yang membatalkan wudhu, namun perlu meningkatkan hafalan doa setelah wudhu.
- Peserta didik menunjukkan rasa percaya diri yang baik saat berpidato atau menyampaikan kultum di depan kelas.
- Peserta didik memiliki potensi baik dalam menghafal surat-surat pendek beserta artinya.
- Peserta didik aktif mengikuti kegiatan Rohis dan menunjukkan sikap disiplin.
- Peserta didik mampu bekerja sama dengan teman dalam kegiatan keagamaan.
- Peserta didik memahami adab pergaulan dalam Islam dan berusaha menerapkannya.
- Peserta didik mampu membaca Al-Qur’an dengan tartil dan irama yang cukup baik.
- Peserta didik memahami makna ibadah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
- Peserta didik menunjukkan akhlak terpuji kepada guru dan teman.
- Peserta didik mampu menghafal doa-doa harian dengan baik.
- Peserta didik memiliki minat tinggi dalam mempelajari ilmu keislaman.
- Peserta didik memahami rukun iman dan rukun Islam dengan benar.
- Peserta didik mampu menyampaikan pendapat tentang materi keislaman secara sederhana.
- Peserta didik menunjukkan kedisiplinan dalam melaksanakan shalat berjamaah.
- Peserta didik mampu membedakan bacaan panjang dan pendek dalam Al-Qur’an.
- Peserta didik memiliki sikap santun dan sopan selama mengikuti kegiatan Rohis.
- Peserta didik cukup baik dalam menghafal hadits-hadits pendek.
- Peserta didik menunjukkan perkembangan positif dalam pemahaman dan pengamalan ajaran Islam.
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo & Fitra Firdaus
Penyelaras: Satrio Dwi Haryono
Masuk tirto.id




































