Menuju konten utama

Kulit Pria Lebih Kuat sehingga Tidak Perlu Perawatan Intens?

Benarkah pria tidak butuh skincare karena punya kulit lebih kuat? Ketahui fakta tentang kulit pria serta alasan mengapa perawatan kulit tetap diperlukan.

Kulit Pria Lebih Kuat sehingga Tidak Perlu Perawatan Intens?
Ilustrasi Skincare Cowok. foto/istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Masih banyak pria yang berpikir bahwa skincare hanya untuk wanita. Apalagi ada anggapan bahwa kulit pria lebih tebal dan lebih tahan terhadap berbagai kondisi sehingga rutinitas perawatan kulit pun dianggap tidak penting. Namun, apa benar demikian?

Perawatan kulit adalah hal yang sangat penting karena bisa membuat kulit lebih bersih, sehat, skin barrier jadi lebih kuat, dan juga mengurangi risiko berbagai masalah kulit seperti jerawat. Tak hanya itu, skincare juga membantu meningkatkan penampilan sehingga kita bisa jadi lebih percaya diri.

Itulah kenapa merawat kulit tidak hanya wajib bagi wanita, tapi juga para pria. Akan tetapi, tak sedikit laki-laki yang menganggap bahwa skincare itu bukan sesuatu yang penting karena kulit mereka lebih tebal dibandingkan kulit kaum hawa.

Anggapan tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya salah karena kulit pria dan wanita memang berbeda. Namun, apakah hal tersebut bisa menjadi alasan untuk tidak melakukan perawatan kulit? Yuk, simak fakta ilmiahnya di sini!

Fakta: Kulit Pria Lebih Tebal dari Wanita

Ilustrasi Pria Tampan

Ilustrasi Pria. FOTO/iStockphoto

Anggapan bahwa pria tidak butuh skincare karena memiliki kulit yang lebih tebal sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Secara ilmiah, kulit pria memang memiliki perbedaan dengan kulit wanita dari berbagai aspek, termasuk soal ketebalan.

Mengutip jurnal Male Versus Female Skin: What Dermatologists and Cosmeticians Should Know, kulit pria nyatanya 10–20% lebih tebal dibandingkan wanita, terutama di bagian dahi, bagian tengah pipi, rahang, leher, serta area di bawah pusar.

Fakta bahwa kulit pria lebih tebal juga dibuktikan dalam studi Ultrasonographic Analysis of Facial Skin Thickness in Relation to Age, Site, Sex, and Body Mass Index. Studi ini bertujuan mengukur ketebalan kulit wajah menggunakan ultrasonografi.

Adapun titik-titik wajah yang diteliti meliputi dahi samping dan tengah, bagian tengah alis, pelipis, pipi, sudut bibir, hingga dagu. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pria memiliki kulit wajah dan lapisan dermis yang lebih tebal daripada wanita di hampir semua titik pengukuran.

Perbedaan Kulit Pria dan Wanita

Ilustrasi Skincare Pria

Ilustrasi Skincare Pria. foto/istockphoto

Kulit pria tak hanya lebih tebal, tapi juga memiliki sederet perbedaan lain jika dibandingkan dengan kulit wanita. Berdasarkan studi ilmiah bertajuk Gender-linked Differences in Human Skin, berikut beberapa perbedaan antara kulit pria dan wanita:

  • Ketebalan dan Kolagen
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kulit pria terbukti lebih tebal daripada wanita secara ilmiah. Hal ini karena lapisan dermis yang lebih tebal dan kandungan kolagen yang lebih tinggi. Perbedaan ini dipengaruhi oleh hormon androgen, terutama testosteron.

  • Produksi Sebum pada Pria Lebih Tinggi
Kelenjar sebasea pada pria lebih aktif sehingga menghasilkan lebih banyak sebum atau minyak alami. Produksi sebum yang lebih tinggi membantu menjaga kelembapan kulit, tapi juga membuat pria lebih rentan mengalami kulit berminyak, pori-pori besar, komedo, hingga jerawat.

  • pH Permukaan Kulit Tidak Sama
Studi mengenai pH kulit pria dan wanita masih menunjukkan hasil yang bervariasi. Meski demikian, sejumlah studi menunjukkan bahwa kulit pria cenderung memiliki pH permukaan yang sedikit lebih rendah (lebih asam) dibandingkan wanita.

  • Distribusi Lemak di Bawah Kulit Berbeda
Wanita memiliki jaringan lemak bawah kulit yang lebih banyak dibandingkan pria. Lemak ini berperan membentuk kontur tubuh sekaligus memengaruhi tampilan kulit. Sebaliknya, pria cenderung memiliki massa otot yang lebih besar dan lemak bawah kulit lebih tipis.

  • Proses Penyembuhan Luka pada Wanita Cenderung Lebih Cepat
Luka pada kulit wanita umumnya sembuh lebih cepat dibandingkan pria. Salah satu penyebabnya adalah pengaruh hormon androgen pada pria yang diyakini dapat memperlambat proses penyembuhan luka.

  • Perbedaan Risiko Penyakit Kulit
Dibandingkan wanita, pria lebih rentan terkena kanker kulit. Salah satunya adalah karsinoma sel skuamosa yang dilaporkan terjadi sekitar dua kali lebih sering pada pria berusia lanjut. Penelitian juga menunjukkan bahwa sistem kekebalan kulit pria lebih mudah mengalami penurunan akibat paparan sinar UV.

Apakah Pria Masih Butuh Skincare?

Ilustrasi Perawatan Wajah Pria

Ilustrasi perawatan wajah pria. Getty Images/iStockphoto

Kulit pria memang lebih tebal dibandingkan wanita, tapi bukan berarti kulit mereka lebih kuat dan kebal terhadap berbagai masalah kulit. Bagaimanapun juga kulit pria tetap akan terpapar sinar UV matahari, polusi, debu, serta risiko iritasi akibat kebiasaan bercukur.

Apalagi kulit pria diketahui memproduksi sebum lebih banyak sehingga juga rentan mengalami komedo atau jerawat. Tak hanya itu, jika dikaitkan dengan risiko penyakit, pria bahkan punya risiko lebih tinggi untuk terkena kanker kulit, dan salah satu penyebab kanker kulit adalah paparan sinar UV.

Oleh karena itu, perawatan kulit pria tetap dibutuhkan dan tak boleh diabaikan. Skincare dapat memberikan perlindungan sekaligus untuk membantu menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh. Jika tidak mau ribet, cukup lakukan basic skincare atau rutinitas perawatan dasar.

Basic skincare antara pria dan wanita tetap sama, yaitu membersihkan wajah dengan facial wash atau sabun pembersih muda, moisturizer untuk menjaga kelembapan kulit, serta mengaplikasikan tabir surya setiap hari untuk melindungi kulit dari sinar UV.

Perawatan yang tepat dapat membantu mempertahankan fungsi skin barrier, menjaga kesehatan kulit, serta mengurangi risiko penuaan dini. Agar hasilnya lebih optimal, perawatan juga wajib dilakukan dengan produk yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing kulit.

Demikian penjelasan terkait perawatan kulit pria. Perbedaan kulit antar gender bukan menunjukkan bahwa pria tidak butuh skincare, tapi menandakan bahwa kebutuhan perawatan kulit antara pria dan wanita berbeda. Jadi, kulit tetap wajib dirawat dengan benar dan harus menggunakan produk yang sesuai kebutuhan.

Butuh informasi menarik lain seputar perawatan kulit? Temukan berbagai rekomendasi produk pilihan hingga tips kecantikan di tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel tentang Skincare

Baca juga artikel terkait SKINCARE atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - GWS
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani