Menuju konten utama

Kronologi Wisatawan Tenggelam Terseret Arus di Curug Cisadane

Simak kronologi wisatawan perempuan tenggelam di Curug Cisadane, Bogor. Penyebab arus deras diduga karena cuaca ekstrem.

Kronologi Wisatawan Tenggelam Terseret Arus di Curug Cisadane
Ilustrasi Mayat. foto/Istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kabar duka datang dari Curug Cisadane, salah satu tempat wisata yang berada di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Salah seorang wisatawan berjenis kelamin wanita ditemukan meninggal dunia pada Jumat, 1 Mei kemarin setelah terseret arus deras.

Video-video yang memperlihatkan suasana mencekam para wisatawan di Curug Cisadane pada Jumat kemarin beredar luas di media sosial. Seorang wisatawan yang berhasil selamat kemudian menceritakan bagaimana cuaca berubah dari cerah menjadi menegangkan melalui utas di platform Threads.

Kronologi Wisatawan Tenggelam

Diketahui wisatawan wanita yang dilaporkan meninggal dunia saat sedang berada di Curug Cisadane melakukan kunjungan pada Jumat, 1 Mei 2026. Seorang pemilik akun threads @_itsyuri11 yang juga melakukan kunjungan di hari yang sama menceritakan pengalamannya open trip di hari kejadian.

Saat rombongan wisatawan @_itsyuri11 mengikuti kegiatan open trip di kawasan wisata alam Curug Cisadane, rombongan tersebut melakukan kegiatan trekking sejak pagi hari menuju area curug.

Rombongan berangkat sekitar pukul 09.00 WIB setelah sempat mengalami keterlambatan akibat kemacetan di jalur menuju lokasi. Sepanjang perjalanan awal, kondisi masih terpantau aman, meskipun cuaca mulai menunjukkan tanda-tanda perubahan.

Saat perjalanan memasuki jalur menuju air terjun, hujan gerimis mulai turun. Guide rombongan sempat memastikan kondisi masih aman, sehingga perjalanan tetap dilanjutkan.

Namun, situasi berubah ketika hujan deras tiba-tiba turun di tengah perjalanan. Kondisi medan yang berada di sekitar aliran sungai menjadi lebih berbahaya karena debit air meningkat dengan cepat. Rombongan kemudian harus melewati beberapa titik sungai yang arusnya mulai deras.

Saat rombongan mulai menuruni jalur dan hendak menyeberangi sungai di area bawah curug, arus tiba-tiba menjadi sangat kuat. Dalam situasi tersebut, beberapa wisatawan sempat terpeleset dan terbawa arus.

Disebutkan bahwa sekitar tiga orang sempat terseret air, namun sebagian berhasil diselamatkan oleh rekan rombongan dan warga sekitar yang segera memberikan pertolongan. Namun, satu orang dilaporkan tidak berhasil segera ditemukan dan sempat dinyatakan hilang.

Setelah kejadian tersebut, warga dan pemandu wisata segera melakukan upaya pencarian serta menghubungi keluarga korban. Kondisi di lokasi juga sempat kacau karena hujan deras masih berlangsung dan arus sungai terus meningkat.

Rombongan lain yang masih berada di area atas juga dilaporkan sempat mengalami situasi serupa, namun berhasil selamat setelah mendapatkan bantuan.

Kapolsek Cijeruk, Kompol Uba Subrata, kemudian membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa terjadi pada 1 Mei 2026 dan korban yang sempat hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui berjenis kelamin perempuan dan telah dievakuasi serta diserahkan kepada pihak keluarga. Aparat juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca ekstrem saat itu menjadi faktor utama meningkatnya risiko di lokasi wisata alam.

Baca juga artikel terkait KORBAN TENGGELAM atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra