tirto.id - Macklemore, rapper Amerika, dicoret dari tur Ed Sheeran karena mengatakan “free Palestine” di atas panggung di Stadion MetLife di New Jersey pada 4 September 2026 lalu. Bagaimana kronologinya sehingga dia batal tampil di rangkaian tur Ed Sheeran lainnya?
Melansir The Guardian (14/9/2026), Macklemore dijadwalkan menjadi pembuka konser Ed Sheeran di 8 dari 10 pertunjukan tersia tur US Loop-nya. Terdekat, dia seharusnya manggung pada 19 September 2026 di Philadelphia.
Tempat-tempat yang diduga keberatan dengan kembalinya Macklemore atas sikapnya itu termasuk stadion di Philadelphia, serta di Massachusetts, Atlanta, Indianapolis, North Carolina, Texas, dan Florida.
Macklemore sejak lama dikenal vokal dan mendukung hak-hak warga Palestina. Dia menentang keras genosida dan menyampaikan pernyataan sikapnya itu pada penampilan pertamanya dalam tur Loop pada 4 September 2026 serta penampilan keduanya di MetLife pada 5 September 2026.
Kronologi MacklemoreDicoret tur Ed Sheeran terkait Palestina
Pada 4 September 2026, Macklemore tampil di konser Ed Sheeran di Stadion MetLife di New Jersey. Dia mengatakan alasan mengapa dia melakukan tur ini dan diakhiri dengan seruan “free Palestine” atau “bebaskan Palestina”.
Mengutip Rolling Stone (14/9/2026), Macklemore berkata pada audiens: “Sebagian besar alasan mengapa saya ingin melakukan tur ini adalah agar saya bisa berdiri di stadion seperti ini dan mengucapkan dua kata yang sangat, sangat dekat di hati saya: ‘bebaskan Palestina’. Saya berkata, ‘bebaskan Palestina!’ Saya ingin kata-kata itu terdengar lantang dan jelas, sehingga orang-orang di Gaza hingga Tepi Barat yang diduduki tahu bahwa kami tidak melupakan mereka.”
Dia pun kemudian membawakan lagunya yang berjudul Hind's Hall. Lagu ini berisi tentang kekejaman aksi militer Israel di Gaza. Bersamaan dengan dibawakannya lagu tersebut, rekaman video kehancuran di Gaza ditampilkan di layar lebar.
Setelah penampilan tersebut, dilansir dari BBC (15/9/2026), kelompok kampanye StopAntisemitism mengkritik Macklemore. Mereka mengatakan, “Penggemar Yahudi membeli tiket untuk melihat Ed Sheeran bernyanyi … bukan untuk disergap oleh propaganda anti-Israel Macklemore.”
Tak hanya sekali, aksi serupa juga dilakukan malam berikutnya. Macklemore kembali ke panggung yang sama dan menyapa audiens Yahudi, lalu menyatakan:
“Kritik terhadap Israel, kritik terhadap apartheid, menentang genosida, sama sekali bukan kritik terhadap Anda. Pesan saya adalah untuk perdamaian; cinta kepada semua manusia agar diperlakukan dengan bermartabat, hormat, dan setara,” ucapnya, dikutip dari Rolling Stone (14/9/2026).
Dewan Israel-Amerika memulai petisi yang mendesak Ed Sheeran untuk mencoret Macklemore dari tur tersebut. Melansir Rolling Stone, Messina Touring Group sebagai promotor tur Loop Sheeran di Amerika Serikat (AS) mengatakan:
“Sebagai promotor konser untuk tur Loop Ed Sheeran di AS, kami telah diberitahu oleh tempat-tempat konser pada tanggal tur AS mendatang bahwa mereka tidak akan mengizinkan konser berlangsung dengan Macklemore sebagai salah satu penampil pendukung, yang akan mengakibatkan pembatalan tur dan berdampak pada ratusan ribu penggemar. Setelah berdiskusi dengan para pemangku kepentingan, Macklemore tidak akan tampil pada tanggal-tanggal pendukung yang tersisa.”
Macklemore melalui unggahan terbaru di akun Instagram-nya @macklemore (14/9/2026) menjelaskan sikapnya yang tak berubah terkait kontroversi ini dalam tulisan panjang dalam format carousel. Di akhir tulisan, dia menyatakan:
“Aku tidak butuh 10 pertunjukan dari Ed. Aku hanya butuh 2. Dua kesempatan untuk berdiri di depan 90.000 orang dan mengucapkan kata-kata yang entah bagaimana menjadi terlalu berbahaya untuk diucapkan. Bebaskan Palestina. Tetapi jika kata-kata itu membuatku kehilangan panggung, sementara mengalihkan pembicaraan kembali ke Palestina, maka itu adalah tur paling sukses yang pernah kulakukan.”
Rekam Jejak Macklemore & Karyanya
Benjamin Hammond Haggerty atau yang dikenal dengan nama panggung Macklemore merupakan rapper yang berasal dari Seattle, Washington, Amerika Serikat. Dia memulai kariernya sejak tahun 2000.
Rapper kelahiran 1983 ini juga sekaligus melakoni profesi sebagai penyanyi dan penulis lagu. Kariernya dia mulai secara independen hingga kemudian menembus arus utama pop.
Melansir All Music, Macklemore bahkan menduduki puncak tangga lagu sebagai bagian dari duo pemenang Grammy, Macklemore & Ryan Lewis. Bersama Lewis, dia merilis album hit bersertifikasi platinum tahun 2012, The Heist. Kemudian, This Unruly Mess I've Made menyusul pada tahun 2016.
Album solo Macklemore berjudul Gemini yang rilis tahun 2017 juga menjadi hit internasional dan mencapai peringkat kedua di tangga album Billboard saat dirilis. Kemudian, album ketiganya, Ben, dirilis pada 2023.
Tak hanya bermusik, Macklemore juga aktif sebagai pendukung setia pemulihan dan kesadaran akan kecanduan. Aktivismenya juga berfokus pada kemanusiaan, salah satunya dengan dirilisnya single pro-Palestina, Hind's Hall, pada 2024.
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Fitra Firdaus
Masuk tirto.id


































