Menuju konten utama

FIFA ASEAN Cup vs Piala AFF Apa Bedanya & Berapa Hadiah Juara?

FIFA ASEAN Cup vs Piala AFF (ASEAN Championship) apa saja bedanya dan pengaruh ke ranking FIFA? Jika Timnas juara ASEAN Cup vs Thailand berapa hadiahnya?

FIFA ASEAN Cup vs Piala AFF Apa Bedanya & Berapa Hadiah Juara?
Pesepak bola Timnas Indonesia Ole Romeny (tengah) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Singapura lewat tendangan pinalti dalam pertandingan penyisihan Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Indonesia berhasil mengalahkan Singapura dengan skor 2-0. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/sgd
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - FIFA ASEAN Cup 2026 berbeda dengan Piala AFF atau ASEAN Championship. Bukan cuma penyelenggaranya, tetapi juga total hadiah dan pengaruhnya untuk ranking FIFA.

Jika Timnas Indonesia bisa menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand pada Senin (5/10/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, berapa hadiah yang akan didapatkan? Lantas, apakah ini akan membuat lonjakan peringkat Garuda di ranking FIFA?

FIFA ASEAN Cup 2026 vs Piala AFF Apa Bedanya?

FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF merupakan dua turnamen sepak bola untuk negara-negara kawasan Asia Tenggara yang diselenggarakan oleh dua pihak berbeda dengan ketentuan dan format berbeda pula.

Piala AFF atau sekarang dikenal dengan nama ASEAN Championship dikelola oleh Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF). Ajang ini sudah berlangsung sejak 1996 dengan nama Piala Tiger. Piala AFF sudah berjalan 16 edisi dengan Thailand sebagai juara terbanyak sejumlah 7 gelar.

Sebaliknya, FIFA ASEAN Cup diinisiasi dan diselenggarakan langsung oleh FIFA. Turnamen pada 2026 ini merupakan edisi pertama.

Peserta FIFA ASEAN Cup tidak terbatas pada anggota AFF saja, tetapi juga melibatkan negara undangan. Untuk edisi pertama ini, ada 3 negara yang diundang, yaitu Hong Kong, Bangladesh, dan Pakistan. Ini berbeda dengan Piala AFF yang murni diisi negara Asia Tenggara.

Dari segi format kompetisi, keduanya pun berbeda. Piala AFF menggunakan sistem penyisihan grup yang dilanjutkan dengan babak gugur. Babak semifinal dan final turnamen ini dimainkan dalam dua leg, dengan konsep kandang dant tandang. Semua peserta dari kawasan Asia Tenggara berkompetisi dalam satu tingkatan turnamen yang sama.

Sementara itu, FIFA ASEAN Cup 2026 mengusung struktur kompetisi yang terbagi menjadi dua divisi (Divisi 1 dan Divisi 2) yang ditujukan untuk mengakomodasi negara anggota AFF beserta negara undangan (wildcard).

Divisi 1 diisi oleh tim-tim bertengger di peringkat atas kawasan ASEAN beserta undangan yang bertanding memperebutkan gelar juara utama turnamen. Sementara itu, Divisi 2 diperuntukkan bagi negara-negara dengan peringkat lebih rendah serta tim undangan untuk menentukan juara divisi tersebut.

Selain itu, rangkaian FIFA ASEAN Cup masuk dalam kalender resmi FIFA Matchday. Ini artinya, pengaruh hasil pertandingan turnamen itu terhadap perolehan poin ranking FIFA lebih besar daripada Piala AFF yang digelar di luar kalender resmi FIFA.

Karena diselenggarakan langsung oleh FIFA dan masuk dalam kalender FIFA pula, pertandingan FIFA ASEAN Cup punya bobot koefisien pertandingan persahabatan internasional, meski tidak sebanyak kompetisi kontinental.

Sementara itu, Piala AFF atau ASEAN Championship dikategorikan sebagai pertandingan persahabatan di luar kalender internasional resmi FIFA. Oleh karena itu, bobot pengalinya lebih kecil sehingga dampaknya minimal terhadap pergerakan posisi di peringkat dunia FIFA.

Dari segi komposisi skuad, karena FIFA ASEAN Cup digelar dalam agenda kalender FIFA, peluang sebuah timnas diperkuat oleh pemain utama lebih besar daripada Piala AFF.

Sebagai contoh, Timnas Indonesia. Dalam ASEAN Championship 2026, Garuda tidak diperkuat Maarten Paes, Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Elkan Baggott, Ole Romeny, hingga Justin Hubner. Sebaliknya, nama-nama tersebut tampil di FIFA ASEAN Cup, kecuali Idzes yang cedera.

Dari segi hadiah, FIFA ASEAN Cup 2026 juga terbilang lebih besar dibandingkan Piala AFF 2026. Dalam rencana awal, juara Divisi 1 pada turnamen besutan FIFA itu diperkirakan akan mendapatkan hadiah 650.000 dolar AS atau sekitar Rp11,8 miliar. Sementara itu, juara Divisi 2, yang sudah dipastikan adalah Hong Kong memperoleh 300.000 dolar AS atau Rp5,4 miliar.

Sementara itu, di Piala AFF (ASEAN Championship) 2026, tim yang berhasil menjadi juara berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 500 ribu dolar AS.

Ikuti kabar terbaru seputar Timnas Indonesia dan sepak bola dari Tirto.id dengan cara klik tautan ini.

Baca juga artikel terkait FIFA ASEAN CUP atau tulisan lainnya dari Imanudin Abdurohman

tirto.id - Sepakbola
Kontributor: Imanudin Abdurohman
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Fitra Firdaus