tirto.id - Hadiah juara FIFA ASEAN Cup 2026 dilaporkan berpotensi turun dari 1 juta dolar AS menjadi 650.000 dolar AS jelang dimulainya turnamen. Nominal tersebut berpotensi berkurang 350.000 dolar AS atau 35 persen dari rencana awal.
Dalam unggahan akun Instagram @theaseanfootball 22 September 2026, FIFA berencana mengurangi nominal hadiah yang ditawarkan kepada tim pemenang. Bukan hanya uang hadiah, bonus kemenangan di setiap pertandingan yang semula bakal didapat setiap tim juga dihapus.
Kendati belum ada keterangan resmi dari FIFA, maupun pihak penyelenggara turnamen FIFA ASEAN Cup, pengurangan nominal hadiah dan uang pertandingan ditengarai hak siar turnamen yang sulit dijual. Menjelang turnamen dimulai, baru Indonesia, Laos dan Bangladesh yang sudah membeli hak siar FIFA ASEAN Cup 2026. Sementara itu, negara lainnya urung membeli rights penyiaran karena biaya yang terlalu mahal.
FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri segera bergulir mulai 24 September 2026. Laga pembuka mempertemukan Laos vs Brunei Darussalam dan Myanmar vs Timor-Leste yang tergabung di Divisi 2. Sementara itu, Divisi 1 dimulai sehari kemudian melalui laga Bangladesh vs Malaysia dan Indonesia vs Singapura.
Berapa Hadiah FIFA ASEAN Cup 2026?
Dalam rencana awal FIFA menetapkan hadiah sebesar 1 juta dollar AS untuk juara FIFA ASEAN Cup 2026 Divisi 1 dan 300.000 dolar AS bagi runner-up. Tidak hanya itu, setiap tim bakal mendapat match fee dengan nominal yang masih digodok.
Akan tetapi, menjelang turnamen digelar FIFA berencana mengurangi hadiah untuk tim juara, runner-up dan meniadakan match fee. Juara Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 dalam rencana terbaru mendapat hadiah 650.000 dolar AS, sedangkan untuk runner-up masih belum diketahui tetap mendapat 300.000 dolar AS atau lebih kecil.
Jumlah hadiah FIFA ASEAN Cup 2026 masih tetap lebih besar dibanding ASEAN Hyundai Cup (Piala AFF). Merujuk laporan Ladong, juara Piala AFF 2026 yakni Vietnam mendapat hadiah 500.000 dolar AS setelah menjuarai ASEAN Hyundai Cup 2026.
Di samping itu, bonus kemenangan laga FIFA ASEAN Cup 2026 dilaporkan tidak lagi masuk dalam struktur hadiah. Jika perubahan ini diterapkan, nilai penghargaan bagi tim peserta tentu berbeda dari rancangan awal.
Walau demikian, FIFA belum memberikan informasi resmi mengenai jumlah hadiah yang bakal diterima tim juara FIFA ASEAN Cup 2026. Oleh sebab itu, penurunan hadiah juara 650.000 dolar masih belum resmi.
Apa Penyebab Hadiah ASEAN Cup 2026 Berpotensi Turun?
The ASEAN Football menyebut kabar perubahan hadiah muncul ketika penyelenggara menghadapi kendala menjual hak siar turnamen. Harga penawaran awal hak siar dilaporkan mencapai sekitar 3 juta dolar AS. Nilai tersebut kemudian turun menjadi 2 juta dolar AS untuk membuka peluang kerja sama dengan lebih banyak mitra.
Namun, sampai 22 September 2026, kesepakatan penyiaran baru dilaporkan tercapai di tiga negara. Baru Indonesia, Bangladesh dan Laos yang sudah menyepakati pembelian hak siar. Sementara itu, negara lainnya seperti Malaysia, Thailand dan Vietnam yang diharapkan jadi pasar utama justru enggan membayar mahal.
Situasi tersebut jadi latar munculnya spekulasi mengenai kondisi komersial turnamen dan perubahan struktur hadiah. Belum lagi tiket pertandingan tim non-tuan rumah juga sulit dijual.
Terlepas dari itu, FIFA ASEAN Cup 2026 tetap digeber sesuai jadwal. Kejuaraan ini menggunakan format berbeda dari turnamen ASEAN Championship yang selama ini dikenal sebagai Piala AFF. Kompetisi baru tersebut membagi peserta ke dalam Divisi 1 dan Divisi 2.
Divisi 1 berisi delapan tim, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Bangladesh, Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan. Mereka terbagi ke dalam Grup A dan Grup B untuk menjalani pertandingan pada fase awal.
Sementara itu, Divisi 2 diikuti Laos, Brunei Darussalam, Myanmar, Timor-Leste, Hong Kong, dan Kamboja. Pertandingan pada divisi tersebut berlangsung di Hong Kong.
Indonesia menjadi tuan rumah Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026. Sejumlah pertandingan fase grup berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Fase grup Divisi 1 berlangsung sampai 2 Oktober 2026. Setelah itu, laga perebutan tempat ketiga dan final digelar pada 5 Oktober 2026 di Jakarta. Adapun final Divisi 2 dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026 di Kai Tak Stadium, Hong Kong.
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Permadi Suntama
Masuk tirto.id


































