tirto.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan nama-nama calon pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang lolos tes penulisan policy brief/makalah. Terdapat 33 calon untuk lima jabatan yang sedang diperebutkan.
“Berdasarkan hasil seleksi penulisan policy brief/makalah yang telah dilaksanakan pada tanggal 14 November 2025 terhadap Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Komisi Pemberantasan Korupsi, maka nama peserta yang dinyatakan lulus tahapan dimaksud berhak mengikuti tahapan selanjutnya,” demikian dikutip dari Pengumuman NOMOR B/003/PANSELKPK/11/2025, Sabtu (22/11/2025).
Pada jabatan Direktur Penyelidikan, terdapat empat nama yang lolos. Tiga di antaranya berasal dari KPK, yaitu Tessa Mahardhika, Achmad Taufiq, dan Nasidin. Sementara satu orang lainnya, Farhan, berasal dari Kejaksaan RI.
Untuk jabatan Direktur Penuntutan, terdapat lima nama yang lolos tes tulis. Budhi Sarumpaet menjadi satu-satunya calon yang berasal dari KPK.Sementara itu, empat calon lainnya berasal dari Kejaksaan RI, yaitu Adhryansah, Agustinus Heri Mulyanto, Dandeni Herdiana, dan Wagiyo.
Pada jabatan Kepala Biro Hukum, terdapat enam nama yang lolos tes tulis. Dua orang berasal dari KPK, yaitu Iskandar Marwanto dan Richard Marpaung.
Dua orang berasal dari Kementerian Hukum (atau Kemenkumham, jika itu yang dimaksud), yaitu Syahmardan dan Wahyu Tri Hartomo.Selain itu, satu orang berasal dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Eko Setiawan, serta satu orang lainnya dari Badan Kepegawaian Negara, yaitu Farhan Abdi Utama.
Selanjutnya, ada enam nama calon untuk jabatan Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat yang lolos tahapan penulisan makalah.Tiga orang berasal dari KPK, yaitu Johnson Ridwan Ginting, Kunto Ariawan, dan Rahmaluddin Saragih. Satu orang berasal dari Kementerian Agama, yaitu Budi Affandi; satu orang dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, yaitu Danang Sri Wibowo Riyanto; dan satu orang lainnya dari Kementerian Keuangan, yaitu Jerry Kurniawan.
Untuk jabatan Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi, terdapat enam nama calon. Satu orang berasal dari Pemprov Jakarta, yaitu Dzikran Kurniawan. Sementara lima lainnya berasal dari KPK: Kuswanto, Rino Haruno, Taryanto, Tequh Widodo, dan Dady Mulyady.
Pada jabatan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V, terdapat enam nama yang lolos tes tulis.
Tiga calon berasal dari KPK, yaitu Maruli Tua, Asep Rahmat, dan David Hartono Hutauruk. Satu orang berasal dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Eddy Taufiq; satu orang dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Jackson Simamora; dan satu orang lainnya dari Pemerintah Kabupaten Bintan, Niken Wulandari.
Tahapan seleksi selanjutnya adalah asesmen kompetensi manajerial dan sosial kultural, serta tes kesehatan fisik dan kesehatan jiwa yang akan dilaksanakan secara luring atau offline.
Asesmen kompetensi manajerial dan sosial kultural akan dilaksanakan pada 26–28 November 2025 di: Pusat Penilaian Kompetensi ASN Badan Kepegawaian Negara. Sementara itu, tes kesehatan akan dilaksanakan pada 29 November 2025 di Tirta Medical Center. Para peserta diminta membawa Kartu Tanda Penduduk.
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Intan Umbari Prihatin
Masuk tirto.id

































