Menuju konten utama

KPK Segel 4 Ruangan di Kantor Pemkab Pekalongan

Salah satu yang disegel KPK adalah ruangan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

KPK Segel 4 Ruangan di Kantor Pemkab Pekalongan
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel tiga ruangan kantor dinas dan satu ruangan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa (3/3/2026).

Asisten II Bidang Perekonomian Kabupaten Pekalongan, Anis Rosidi, membenarkan atas OTT kepada Bupati Pekalongan dan sejumlah pejabat di Pemkab Pekalongan.

"Akan tetapi, masalah kasusnya saya belum tahu. Saya belum bisa memberikan keterangan apa-apa pada media," kata Anis di Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026) dilansir dari Antara.

Berdasar data di lapangan empat ruang kantor yang disegel oleh KPK tersebut yakni ruang bupati Pekalongan, ruang sekretaris daerah, ruang Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja serta ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

KPK juga membawa sejumlah pejabat Pemkab Pekalongan untuk diperiksa sekitar pukul 03.00 WIB ke Polres Kota Pekalongan. Namun, pejabat yang ditangkap KPK ke Polres Kota Pekalongan belum diketahui siapa saja.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, ditangkap bersama dengan ajudan dan orang kepercayaannya di Semarang, Selasa (3/3/2026) dini hari.

Fadia, bersama dua orang lainnya yang belum disebutkan identitasnya ini, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dengan kasus dugaan korupsi pada pengadaan di Pemkab Pekalongan.

"Bahwa pada dini hari tadi, tim mengamankan sejumlah tiga orang, salah satunya adalah Bupati Pekalongan dan dua pihak lainnya yang merupakan orang kepercayaan dan juga ajudan dari Bupati," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa.

Budi mengatakan, hingga saat ini tim masih berada di lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak.

Kata Budi, tim juga masih melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan kasus Fadia yang merupakan kader Golkar.

"Saat ini tim masih terus melakukan pencarian terhadap pihak-pihak lain yang memang keberadaan ataupun keterangannya dibutuhkan oleh tim untuk melengkapi keterangan-keterangan lainnya yang sudah diperoleh, baik dari pihak yang sudah dibawa ke Jakarta maupun pihak-pihak yang saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di Pekalongan," tutur Budi.

Baca juga artikel terkait OTT KPK

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto