tirto.id - Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo, menyatakan sebanyak 20 korban meninggal telah dievakuasi dari Gedung Terra Drone yang terbakar pada Selasa (9/12/2024). Salah satu korban meninggal merupakan ibu hamil.
"Saat ini korban yang sudah berhasil dievakuasi sebanyak 20 orang. Lima orang laki-laki dan 15 perempuan," ucap Susatyo di Jalan Letjen Soeprapto, Kemayoran Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).
"Salah satu korban [meninggal] adalah wanita hamil," sambung dia.
Susatyo mengaku belum dapat memastikan total korban meninggal akibat kebakaran itu. Kepolisian serta tim petugas pemadam kebakaran masih mengecek satu per satu lantai di gedung yang terbakar.
Proses penyisiran itu disebut hanya dapat dilakukan oleh tim pemadam kebakaran. Sebab, asap pekat masih memenuhi lantai atas gedung tersebut.
"Jalan untuk ke lantai enam itu, karena sudah asap pekat, saat ini masih menggunakan alat khusus dari damkar untuk bisa [naik], oksigen bisa ditambah sehingga betul bisa ke atas. Namun, yang di lantai enam untuk turun ke bawah, kemungkinan menggunakan teknik yang saat ini sedang dilaksanakan," urainya.
Di satu sisi, Susatyo berujar, polisi masih mengidentifikasi total korban selamat beserta identitas masing-masing.
"Korban hilang dan sebagainya masih kami cocokkan antara teman-teman karyawannya. Jadi, setelah dievakuasi, teman karyawannya lihat, oh iya ini namanya siapa, baru kita lihat kembangannya," sebutnya.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id

































