tirto.id - Komisi III DPR berencana segera memanggil jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) buntut tewasnya pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21), yang tewas akibat dilindas oleh mobil kendaraan taktis (rantis) Brimob di tengah aksi unjuk rasa pada Kamis (28/8/2025) malam.
Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan, mengatakan, pertemuan itu akan dilaksanakan pada Senin (1/9/2025) pekan depan. Dia juga akan mengagendakan rapat dengan mitra-mitra kerja termasuk Polri.
“Minggu depan ya, antara Senin. Itu coba dilihat, karena itu memang sudah ada agendanya, nanti kita lihat siapa yang datang dari Polri,” ucap Hinca di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (29/8/2025).
Kemudian, politikus Partai Demokrat ini mengaku Komisi III DPR RI masih belum menyimpulkan kronologi lengkap yang sebenarnya pada insiden tewasnya pengemudi ojol itu. Dia mengatakan pihaknya akan menggali informasi dari pihak polisi
“Saya juga belum punya data yang cukup tentang apa yang ditanyakan itu, kecuali memang kita hanya melihat video itu yang bertebar di kita. Tapi itu cukup memantik emosi, empati,” katanya.
Lalu, dia menyoroti tindakan anggota kepolisian yang masih melakukan kekerasan pada massa aksi, termasuk penggunaan gas air mata dan mobil rantis Brimob.
“Mestinya teman-teman di kepolisian paham betul SOP-nya, yang bisa mengukur situasi yang tepat karena memang mobil (rantis) itu cukup kuat, mestinya dia bisa membaca situasi itu dan kalau lihat kecepatannya, belum pernah saya lihat menghalau massa secepatnya itu,” jelasnya.
Terkait adanya pendemo yang menuntut adanya reformasi Polri buntut aksi kekerasan kepolisian kepada massa aksi, Hinca mengatakan hal itu juga akan masuk ke dalam pembahasan rapat Senin Pekan depan.
“Kami belum melakukan rapat lagi, baru rapat lagi nanti hari Senin, mudah-mudahan agenda rapat untuk berkenan dengan fungsi pengawasan ini segera kita laksanakan,” katanya.
Diketahui, seorang pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21), meninggal dunia setelah terlindas oleh mobil rantis milik satuan Brimob di kawasan Benhil, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025) malam.
Momen Affan tewas terlindas mobil rantis viral di media sosial. Sejumlah ojol pun sempat mengejar pengemudi mobil rantis tersebut. Selain itu, para ojol juga menggeruduk Mako Brimob Kwitang, Jakarta, Kamis (28/8/2025). Mereka menuntut pertanggungjawaban atas kematian rekan mereka yang dilindas mobil rantis.
Kepolisian, langsung lewat Kapolri Jenderal Listyo Sigit, meminta maaf atas kejadian tersebut. Mereka langsung melakukan investigasi atas insiden tersebut. Propam Polri menyatakan 7 orang anggota di dalam mobil itu tengah menjalani pemeriksaan akibat insiden itu.
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































