tirto.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjamin kelancaran akses layanan internet untuk kegiatan belajar mengajar di setiap Sekolah Rakyat.
"Setiap titik sekolah rakyat, akan mendapatkan layanan internet yang cukup, sehingga dapat mendukung proses belajar mengajar digital," kata Staf Khusus Menkomdigi, Alfreno Kautsar Ramadhan, dalam keterangan tertulis, Minggu (6/7/2025).
Menuntut Alfreno, konektivitas digital merupakan solusi untuk memperluas dan menggapai akses kualitas pendidikan bagi kelompok rentan.
Alfreno juga telah melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat di Politeknik Kesejahteraan Sosial, Bandung, Santu (5/7/2025) lalu.
"Kami ingin adik-adik di Poltekes Bandung dan seluruh titik Sekolah Rakyat memiliki akses ke dunia digital untuk meraih masa depan yang cerah," ujarnya.
Dia berharap, para lulusan Sekolah Rakyat, yang merupakan program dari Kementerian Sosial ini, bisa melek digital dan menjadi pemimpin Indonesia di masa mendatang.
"Kita tidak hanya mencetak lulusan, tetapi akan melahirkan generasi pimpinan yang membawa Indonesia, menuju masa depan yang lebih adil, kuat dan berdaulat," pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengumumkan program Sekolah Rakyat akan mulai diluncurkan di 100 titik pada 14 Juli 2025 mendatang.
Dia mengatakan, untuk memastikan kesiapan sekolah-sekolah, pada tanggal 9 Juli 2025, akan dilakukan uji coba di dua lokasi sekolah, yaitu di Papua dan juga Bekasi.
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id































