Menuju konten utama

Khutbah Jumat 4 September 2026 Rabiulawal tentang Bencana Alam

Contoh teks khutbah akhir bulan Rabiulawal 1448 H tentang bencana sebagai bahan referensi khotib saat salat jumat, 4 September 2026.

Khutbah Jumat 4 September 2026 Rabiulawal tentang Bencana Alam
Orang-orang sedang mendengarkan ceramah di masjid. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Teks khutbah Jumat 4 September 2026 bertema tentang bencana alam. Simak contoh teks khutbah Jumat yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam menyampaikan pesan kepada umat.

Salat Jumat adalah salah satu ibadah yang diwajibkan bagi muslim laki-laki yang sudah baligh. Pelaksanaan dilakukan setiap hari Jumat di masjid secara berjamaah.

Muslim laki-laki secara rutin menunaikan ibadah salat Jumat setiap pekan. Adapun muslim perempuan tidak diwajibkan untuk menjalankan ibadah ini.

Dalam rukun atau tata cara ibadah salat jumat, terdapat 2 khutbah yang perlu didengarkan jemaah. Khutbah ini disampaikan oleh orang yang berkhutbah atau yang disebut dengan khotib. Khotib menggunakan teks selama menyampaikan khutbah. Hal ini berguna untuk memudahkannya dalam berkhutbah.

Teks Khutbah Jumat 4 September 2026: Bencana Alam

Pada bulan Agustus 2026 lalu, masyarakat Indonesia berduka oleh adanya bencana alam. Salah satunya yakni gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, hingga 27 Agustus 2026, telah terjadi 8.193 gempa susulan di wilayah Flores. Sebanyak 146 gempa dari jumlah tersebut dirasakan langsung oleh penduduk sekitar.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 27 Agustus 2026 melaporkan, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Flores, NTT, mencapai 111 jiwa.

Tak hanya di dalam negeri, duka akibat bencana alam juga melanda Nepal. Banjir bandang di wilayah perbatasan Nepal-China menewaskan sebanyak 691 orang berdasarkan data hingga 30 Agustus 2026 . Kemudian, lebih dari 3.000 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Khutbah Jumat 4 September 2026 dapat membahas mengenai bencana alam tersebut. Tujuannya agar umat Islam senantiasa waspada dengan berusaha memahami mitigasi, tidak bersikap sombong, memahami panduan selama terjadi bencana, dan bersabar jika mendapati ujian.

Shalat Jumat di Masjidil Haram

Jamaah calon haji bersiap melaksanakan Shalat Jumat di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (9/5/2025). Jamaah calon haji dari berbagai negara sudah sampai di Kota Makkah menjelang puncak ibadah haji yang diperkirakan jatuh pada 5-6 Juni mendatang. ANTARA FOTO/Andika Wahyu/agr

Berikut ini contoh teks khutbah Jumat 4 September 2026 saat akhir Rabiulawal tentang bencana alam:

Khutbah I

الْحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ

اَللّهُمّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِه وِأَصْحَابِه وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلى يَوْمِ الدّيْن وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالْجِهةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ أَمَّا بَعْدُ

عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى: يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah ....

Marilah kita senantiasa berupaya meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah subhanahu wata'ala. Mari tunaikan segala kewajiban dan tinggalkan segala larangan-Nya.

Semoga kita menjadi pribadi yang senantiasa dirahmati Allah dan tergolong sebagai hamba yang beriman. Semoga selama hidup hingga akhir hayat, Allah tetapkan nikmat iman dan Islam kepada kita semua, senantiasa. Aamiin.

Hadirin salat Jumat yang dirahmati Allah ....

Baru-baru ini, Indonesia tengah berduka karena bencana alam gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di Flores, NTT. Tak berselang lama, saudara-saudara kita di Kalimantan juga terkena musibah asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Sesuatu yang menimpa saudara kita itu bisa disebut sebagai bencana atau musibah. Mereka tengah diuji Allah dengan hal-hal yang tidak menyenangkan. Allah Maha Segalanya, sehingga dengan mudah menguji hamba-Nya dan membalikkan keadaan yang semula nyaman.

Allah Swt. merupakan pencipta sekaligus pemilik segala sesuatu. Allah berbuat apa pun dalam kekuasaan-Nya sesuai dengan apa yang Dia kehendaki. Allah Swt. berfirman:

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ (١٥٥) الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ (١٥٦) (البقرة: ١٥٥-١٥٦)

Artinya: “Dan Kami pasti akan menguji kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un’ (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali untuk dihisab).” (QS al Baqarah: 155-156)

Ilustrasi Tadarus Alquran

Ilustrasi Tadarus Alquran. foto/istockphotonuzulul

Hadirin salat Jumat yang dimuliakan Allah ….

Semakin besar dan semakin berat musibah yang Allah timpakan kepada seorang muslim, yakinlah bahwa semakin banyak pula manfaat yang diperoleh. Selain itu, semakin banyak dosanya yang diampuni dan semakin tinggi derajatnya.

Bahkan, hal itu turut menjadi tanda bahwa Allah menghendaki kebaikan pada dirinya. Sebagaimana sabda Rasulullah saw.:

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْهُ (رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ)

Artinya: “Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan pada dirinya, maka Allah akan menimpakan musibah kepadanya” (HR al-Bukhari).

Oleh karena itu, semakin tinggi derajat seseorang, maka semakin berat pula musibah yang Allah kenakan kepadanya.

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah ….

Musibah itu menjadi bentuk ujian dan kasih sayang Allah. Terjadinya bencana dan musibah adalah takdir Allah. Sebagai manusia, kita hanya bisa berusaha maksimal dalam mitigasi dan pencegahan.

Tak lupa, sebagai sesama manusia, kita juga dianjurkan untuk saling menolong saudara yang tertimpa bencana. Hal ini akan semakin mempererat hubungan persaudaraan antarmanusia, hingga merawat persatuan.

Islam merupakan agama yang berlandaskan prinsip rahmatan lil ‘alamin. Islam tidak hanya memerintahkan umat untuk menerima takdir, tapi juga bergerak untuk peduli dan membantu sesama. Rasulullah saw. sebagai suri tauladan selalu menganjurkan umatnya untuk membantu satu sama lain.

Sebuah hadis berbunyi:

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ نَـفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُـرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا ، نَـفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُـرْبَةً مِنْ كُـرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَـى مُـعْسِرٍ ، يَسَّـرَ اللهُ عَلَيْهِ فِـي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ، وَمَنْ سَتَـرَ مُسْلِمًـا ، سَتَـرَهُ اللهُ فِـي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ، وَاللهُ فِـي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ

Artinya: “Dari Abu Hurairah ra, Nabi Muhammad saw bersabda: “Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allah melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat. Barangsiapa memudahkan urusan orang yang sedang dalam kesulitan, maka Allah memudahkan baginya dari kesulitan di dunia dan akhirat. Siapa menutupi aib seorang Muslim, maka Allâh akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya”. (HR Muslim)

Dari hadis tersebut, dapat dipahami bahwa Islam sangat menganjurkan umatnya untuk membantu satu sama lain. Bahkan, terdapat janji berupa pahala besar bagi siapa saja yang mau membantu saudaranya sesama umat Islam.

Dengan adanya musibah bencana alam, khotib senantiasa mengajak diri sendiri secara khusus dan jemaah pada umumnya, untuk selalu tetap semakin meningkatkan iman dan takwa kepada Allah Swt.

بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ بِاْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ، إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم

Ilustrasi Salat

Ilustrasi Salat. foto/istockphoto

Khutbah II

الْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ الْاِيْمَانِ وَالْاِسْلَامِ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ الْأَنَامِ. وَعَلٰى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْكِرَامِ. أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْقُدُّوْسُ السَّلَامُ وَأَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا وَحَبِيْبَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَاحِبُ الشَّرَفِ وَالْإِحْتِرَامِ أَمَّا بَعْدُ.

فَيَاأَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى اِنَّ اللهَ وَ مَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يٰأَيُّهَا الَّذِيْنَ أٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَ سَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلٰى أٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰ لِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فْي الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اَللّٰهُمَّ وَارْضَ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ. وَعَنْ اَصْحَابِ نَبِيِّكَ اَجْمَعِيْنَ. وَالتَّابِعِبْنَ وَتَابِعِ التَّابِعِيْنَ وَ تَابِعِهِمْ اِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ، اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالطَّاعُوْنَ وَالْاَمْرَاضَ وَالْفِتَنَ مَا لَا يَدْفَعُهُ غَيْرُكَ عَنْ بَلَدِنَا هٰذَا اِنْدُوْنِيْسِيَّا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلَادِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

رَبَّنَا اٰتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِي الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذَابَ النَّارِ.عِبَادَ اللهِ اِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَر.ِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَ اشْكُرُوْهُ عَلٰى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ

Pembaca bisa mengakses artikel seputar khutbah Jumat melalui tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel Khutbah Jumat

Baca juga artikel terkait KHUTBAH JUMAT atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Edusains
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Beni Jo