Menuju konten utama

Kepala OIKN Beberkan Fasilitas Modern untuk Para CPNS di IKN

Menurut Basuki, IKN adalah kota dengan fasilitas modern yang dibangun oleh generasi muda, bukan untuk birokrat yang sudah tua seperti dirinya.

Kepala OIKN Beberkan Fasilitas Modern untuk Para CPNS di IKN
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono menjawab pertanyaan awak media seusai Rapat Kerja dengan Komisi II DPR di Jakarta, Rabu (12/2/2025). ANTARA/Harianto

tirto.id - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa saat ini fasilitas di IKN sudah sangat lengkap. Pasalnya pemerintah sudah membangun rumah susun (rusun) dengan berbagai fasilitas canggih layaknya apartemen.

“Saya khawatir, kalau dibilang apartemen, nanti dikira PNS itu sombong gitu, kan. Tapi, jelas itu bukan apartemen,” ujar Basuki, dalam Acara Penyerahan Produk Kerja Sama Pendataan Penduduk IKN Tahun 2025, di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2025).

" Jadi, airnya (di rusun) tap water, (bisa) langsung diminum, hot and cold. Ada 3 kamar AC, ada ruang tamu, ada ruang makan, ada dapur, ada ruang cuci, ada dua kamar mandi, dengan luasan 98 meter persegi," imbuhnya.

Lantaran itu, Basuki memotivasi para ASN, khususnya para calon pegawai negeri sipil (CPNS), agar tidak ragu ditempatkan atau berpindah ke IKN. Sebab, fasilitas yang bisa mereka dapat akan lebih baik ketimbang kontrakan petak atau indekos yang mereka sewa di wilayah Jabodetabek.

“Kami tadi bilang ke Kepala BPS (Amalia Adininggar Widyasanti). Nanti kalau ke sana Januari, bawa itu CPNS ke sana. Supaya dia lihat. Kalau ada CPNS yang nggak mau pindah ke IKN itu goblok, bodoh,” kelakarnya, dengan disambut tawa dari para tamu undangan yang datang.

Menurut Basuki, IKN adalah kota dengan fasilitas modern yang dibangun oleh generasi muda, bukan untuk ASN-ASN yang sudah tua seperti dirinya. Karena itu, dia lantas meminta agar CPNS yang berada di bawah naungan BPS dapat suka rela untuk pindah ke IKN, seiring dengan akan adanya Satuan Pelaksana BPS di Ibu Kota Baru.

Di sisi lain, melalui diseminasi hasil Pendataan Penduduk Ibu Kota Nusantara (PPIKN) Tahun 2025, mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu berharap dapat merumuskan kebijakan yang tepat untuk membangun IKN sebagai kota inklusif.

“Indikator yang kita buat di pendataan ini akan terus bergerak dengan cepatnya pembangunan dan perkembangan di IKN. Dan indikator-indikator tersebut akan sangat diperlukan dalam survei-survei lanjutan dan berkala seperti sensus pertanian, sensus ekonomi, serta sensus rutin lainnya oleh BPS,” tukas Basuki.

===

Adendum:

Redaksi mengubah judul artikel ini serta memberikan konteks yang lebih lengkap atas pernyataan Kepala Otorita IKN Basuki, Basuki Hadimuljono, terkait CPNS yang direncanakan relokasi ke Ibu Kota baru.

Pada versi sebelumnya, artikel berjudul: "Kepala OIKN Sebut CPNS Ogah Pindah ke IKN Bodoh". Redaksi mengucapkan terima kasih atas perhatian dan koreksi dari pembaca.

Baca juga artikel terkait IBU KOTA NUSANTARA atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana