tirto.id - Kenapa Cloudflare down tadi malam pada Selasa, 18 November 2025 sejak sekitar pukul 18.20 hingga 21.57 WIB? Apakah benar insiden ini terjadi karena bug internal, bukan serangan siber atau DDoS attack? Bagaimana penjelasan Cloudflare dalam postmortem report?
Cloudflare mengalami outage besar pada Selasa (18/11) yang membuat sejumlah situs dan layanan digital yang bergantung pada penyedia infrastruktur jaringan tersebut. Akibatnya, sepanjang malam, pengguna X (Twitter), ChatGPT, hingga Canva mengalami kendala. Di antaranya, error HTTP 500, challenge gagal, CAPTCHA tidak dapat dimuat, serta akses yang melambat.
Insiden semalam dapat dikategorikan sebagai salah satu outage Cloudflare terbesar sepanjang 2025, dengan imbas pada ratusan juta pengguna global.
Penyebab Cloudflare Down Tadi Malam 18 November 2025
Dalam "Cloudflare outage on November 18, 2025", Matthew Prince selaku CEO Cloudflare, menyebutkan bahwa insiden semalam tidak disebabkan oleh serangan siber atau aktivitas jahat apa pun.
"Masalah ini dipicu oleh perubahan izin salah satu sistem basis data kami yang menyebabkan basis data tersebut mengeluarkan beberapa entri ke dalam feature file (file konfigurasi sistem) yang digunakan oleh sistem Manajemen Bot kami. Feature file tersebut kemudian menjadi dua kali lipat ukurannya," tulis Prince.
"Feature file yang lebih besar dibandingkan dengan yang diperkirakan tersebut, kemudian disebarkan ke semua mesin yang membentuk jaringan kami," tambahnya.
Feature file yang tumbuh terlalu besar dan membengkak akibat bug laten ini disebarkan ke seluruh pusat data Cloudflare. Hal tersebut membuat proses traffic inspection crash. Dampaknya fatal, yaitu anti-bot lumpuh, challenge tidak berjalan, web firewall tidak stabil, dan layanan CDN berhenti menangani permintaan.
Karena sistem Cloudflare saling terintegrasi, error pada modul anti-bot langsung memengaruhi berbagai aspek.
Hal ini membuat sebagian besar situs yang menggunakan Cloudflare muncul pesan seperti “500 Internal Server Error”, “Cloudflare challenge not loading”, “Please unblock challenges.cloudflare.com to proceed”, dan “Connection timed out”.
Hasilnya, sejumlah layanan besar lumpuh atau melambat, misalnya ChatGPT dengan kendala gagal membuat model, X/Twitter dengan masalah timeline dan search eror, hingga Spotify dan Canva dengan masalah kegagalan koneksi CDN. Berbagai layanan pemantau menunjukkan lonjakan laporan dari AS, Inggris, India, Asia Tenggara, Eropa, dan Australia dalam hitungan menit.
Salah satu masalah umum yang dialami pengguna saat outage Cloudflare ini adalah perintah “Please unblock challenges.cloudflare.com to proceed”. Pada dasarnya, Challenge tersebut bergantung pada Modul Bot Management.
Karena modul tersebut crash, yang ditampilkan dalam halaman challenge adalah loading yang tanpa respons, CAPTCHA tidak muncul, dan pengguna tidak dapat melewati Cloudflare challenge meski jaringan stabil.
Jika dibuat kronologi, insiden outage Cloudflare ini bermula pada Selasa (18/11) pukul 18.20 WIB ketika Cloudflare mulai mengalami kegagalan jaringan setelah perubahan database diterapkan. Sekitar 8 menit berselang, dampak mulai dirasakan oleh pengguna global. Investigasi pun dimulai sejak pukul 18.32 WIB.
Proses pemulihan dilakukan sepanjang malam hingga pukul 21.24 WIB. Ketika itu, investigasi Cloudflare mengidentifikasi bahwa modul Manajemen Bot adalah sumber kesalahan 500 dan hal ini disebabkan oleh berkas konfigurasi yang buruk. Saat itulah Cloudflare menghentikan penerapan berkas konfigurasi Manajemen Bot yang baru.
Pada saat yang sama, Cloudflare mengamati pemulihan yang berhasil menggunakan versi lama berkas konfigurasi, lalu berfokus pada percepatan perbaikan secara global. Sejak pukul 21.30 WIB, berkas konfigurasi Manajemen Bot yang benar telah diterapkan secara global dan sebagian besar layanan mulai beroperasi dengan benar.
Insiden ini berakhir pada pukul 17.06 UTC atau Rabu, 19 November 2025 pukul 00.06 WIB, dengan kesimpulan Cloudflare bahwa semua layanan teratasi. Dampak di semua situs web yang bergantung pada jaringan ini sudah berakhir. Semua layanan di hilir dimulai ulang dan semua operasi dipulihkan sepenuhnya.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id
































