Menuju konten utama

Kemlu: 3 WNI Terdampak Lepra di Rumania Masih Jalani Isolasi

Kemlu menyatakan, dua WNI lainnya yang juga merupakan kontak erat masih menjalani karantina mandiri di apartemen tempat tinggalnya masing-masing.

Kemlu: 3 WNI Terdampak Lepra di Rumania Masih Jalani Isolasi
lustrasi Pancasila Building of the Indonesian Ministry of Foreign Affairs. (FOTO/kemlu.go.id)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia menyampaikan perkembangan terbaru terkait lima Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampak kasus lepra di Cluj-Napoca, Rumania. Saat ini, tiga WNI masih menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit dengan kondisi kesehatan yang dilaporkan stabil.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah, mengatakan, ketiga WNI tersebut kembali menjalani pemeriksaan medis di Rumah Sakit Kota Cluj-Napoca, Jumat, (12/12/2025).

“Pada hari Jumat, tanggal 12 Desember 2025, 3 WNI atas nama KSP (positif), KA (positif), dan NKS (kontak erat) kembali menjalani tes di RS Kota Cluj-Napoca. Ketiga WNI tersebut diisolasi di Rumah Sakit dan dalam kondisi stabil,” kata Heni dalam keterangan tertulis, Selasa (16/12/2025).

Kemudian, Heni menyebut selain tiga WNI yang dirawat di rumah sakit, dua WNI lainnya yang juga merupakan kontak erat masih menjalani karantina mandiri di apartemen tempat tinggalnya masing-masing.

Heni mengatakan, kelima WNI tersebut diketahui berstatus sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Thaico Spa melalui Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) PT ABP.

“Kelima WNI yang terkait dengan kasus lepra ini berstatus Pekerja Migran Indonesia (PMI), bekerja di Thaico Spa melalui P3MI PT ABP,” katanya.

Dalam kasus yang sama, lanjutnya, terdapat satu warga negara asing (WNA) asal Filipina yang bekerja di Thaico Spa, yang termasuk dalam kategori kontak erat. Warga negara Filipina tersebut saat ini juga menjalani karantina di rumah sakit bersama para WNI.

Heni menambahkan, ketiga WNI dan satu warga negara Filipina akan tetap diisolasi di rumah sakit hingga batas waktu yang belum ditentukan. Namun, berdasarkan informasi tidak resmi dari tim dokter setempat, masa isolasi diperkirakan akan berlangsung sekitar satu minggu.

Lalu, Heni menekankan pemerintah Indonesia memastikan akan terus memberikan pendampingan dan memantau kondisi para WNI hingga dinyatakan aman dan dapat kembali beraktivitas.

“KBRI Bucharest telah berkomunikasi dengan otoritas terkait di Romania dan para WNI terdampak, dan akan terus memantau perkembangan kondisi para WNI dimaksud,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak dua orang warga negara Indonesia (WNI) terdaftar menjadi pasien lepra atau kusta di Rumania. Dikutip dari Independent, kedua WNI tersebut diketahui berusia 21 dan 25 tahun pada Jumat, 12 Desember 2025.

Menteri Kesehatan Rumania, Alexandru Rogobete, menyampaikan, kedua WNI teridentifikasi memiliki penyakit kusta saat bekerja sebagai terapis di salah satu panti pijat di Cluj.

Rogobete mengungkap, di antara kedua WNI tersebut ada yang sebelumnya sempat pulang kampung. WNI itu menjenguk ibunya di rumah sakit yang mengalami penyakit yang sama, yaitu kusta. Rogobete menjamin bahwa kedua WNI terjangkit kusta mendapat perlakuan dan perawatan yang layak dari fasilitas pelayanan kesehatan di Rumania.

Demi mengantisipasi hal yang mengkhawatirkan, Kementerian Kesehatan Rumania menutup layanan spa tempat kedua WNI tersebut bekerja. Meski demikian, para pelanggan diminta untuk tidak khawatir karena kusta adalah penyakit yang sulit untuk menular.

Baca juga artikel terkait KEMLU RI atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Andrian Pratama Taher