Menuju konten utama

Kementerian Haji & Umrah Usul Pembentukan Embarkasi Baru di DIY

Dahnil mengatakan, upaya penambahan embarkasi di DIY juga merupakan wujud semangat desentralisasi layanan ibadah haji.

Kementerian Haji & Umrah Usul Pembentukan Embarkasi Baru di DIY
Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak bersiap mengikuti pelantikan menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom.

tirto.id - Kementerian Haji dan Umrah mengusulkan pembentukan embarkasi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada penyelenggaraan ibadah haji 2026. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan rencana tersebut ditujukan untuk mempersingkat perjalanan jemaah haji yang berasal dari Yogyakarta.

Diketahui, calon jemaah haji dari Yogyakarta selama ini berangkat melalui embarkasi Solo. Dengan demikian, Dahnil mengatakan Kementerian Haji dan Umrah berkomitmen untuk memperluas akses layanan haji di berbagai daerah.

“Salah satu langkah strategis yang saat ini sedang kita realisasikan adalah penambahan embarkasi haji baru di Daerah Istimewa Yogyakarta,” kata Dahnil dalam Ruang Rapat Komisi VIII DPR RI, Jakarta, Senin (27/10/2025).

Upaya tersebut, kata Dahnil, juga merupakan wujud semangat desentralisasi layanan ibadah haji. Usulan tersebut juga diajukan demi meningkatkan efisiensi dan kenyamanan jemaah haji.

“Sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya yang selama ini harus berangkat melalui embarkasi lain, yaitu Solo,” ucap Dahnil.

Dia mengatakan, embarkasi itu diharapkan dapat membuat waktu tempuh dan beban perjalanan jemaah dapat berkurang signifikan. Dia berharap jemaah haji dapat lebih nyaman melaksanakan ibadah haji.

“Dengan adanya embarkasi ini, waktu tempuh dan beban perjalanan jamaah dapat berkurang secara signifikan. Sehingga mereka dapat berangkat dengan lebih nyaman dan khusyuk,” imbuh Dahnil.

“Saat ini masih dilakukan pembahasan mengenai regulasi dan mekanisme akomodasi jemaah haji menggunakan hotel di sekitar Bandara Kulon Progo, bekerja sama dengan pemda DIY, otoritas penerbangan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait, dan dukungan dari Komisi VIII DPR RI, agar rencana ini dapat direalisasikan pada operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun ini,” imbuhnya.

Baca juga artikel terkait HAJI atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Andrian Pratama Taher