Kemenkes Imbau Penonton Konser Coldplay Vaksinasi Booster Dulu

Reporter: Mochammad Fajar Nur, tirto.id - 17 Mei 2023 15:47 WIB
Kemenkes RI menyatakan vaksinasi merupakan bentuk pencegahan dan kewaspadaan dini terhadap virus COVID-19.
tirto.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengimbau masyarakat yang akan menonton band asal Inggris, Coldplay, pada November mendatang untuk melakukan vaksinasi COVID-19 penguat atau booster terlebih dulu.

Imbauan itu disampaikan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi.

“Makanya yang mau nonton Coldplay booster dulu, ya. Masih lama November kan, jadi vaksin dulu,” kata Nadia di Gedung Prof Sujudi Kemenkes, Rabu (17/5/2023).

Nadia menyatakan vaksinasi merupakan bentuk pencegahan dan kewaspadaan dini terhadap virus COVID-19 yang belum hilang dari muka bumi ini.

"[Penonton] yang batuk pilek pada saat konser pakai masker. Karena nanti bisa saja kalau sudah dicabut kedaruratan kesehatan, tapi kita tetap waspada,” ujarnya.

Nadia mengingatkan bagi masyarakat yang baru vaksinasi COVID-19 dua kali dan sudah lebih dari enam bulan untuk segera mendapatkan vaksinasi dosis booster sebelum menonton konser.

Sementara itu, Nadia mengatakan rencana pencabutan status darurat kesehatan COVID-19 di Indonesia masih dibahas secara maraton oleh tiga Menteri Koordinasi (Menko).

“Rekomendasi itu sudah ada pembahasan dari para epidemiolog, sedang dilaporkan ke Menko PMK dan Menko ekonomi juga Menko Marinves yang bergerak di bidang penanganan COVID-19,” ujarnya.

Nadia belum bisa menyampaikan secara pasti kapan keputusan pencabutan status darurat COVID-19 di Indonesia.

“Terakhir kita itu sudah mengusulkan kepada WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) bagaimana atau langkah-langkah apa yang harus disiapkan Indonesia untuk bisa mencabut status kedaruratan kesehatan,” tandas Nadia.


Baca juga artikel terkait KONSER COLDPLAY DI JAKARTA atau tulisan menarik lainnya Mochammad Fajar Nur
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Gilang Ramadhan

DarkLight