tirto.id - Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia, Maria Assegaf, memuji ketertiban jemaah haji Indonesia saat antre masuk ke Raudhah di Masjid Nabawi. Ia melihat langsung bagaimana jemaah haji Indonesia memberikan contoh yang baik dan tertib.
“Tadi kami saksikan sendiri bagaimana jemaah ini menunjukkan ketertibannya, kedisiplinannya dalam melaksanakan antrean masuk menuju Raudhah. Ini penting, di tengah jutaan jemaah dari berbagai penjuru dunia,” kata Maria saat ditemui Tim Media Center Haji di Pelataran Masjid Nabawi, Jum'at (29/6/2026).
Maria menambahkan saat ini jemaah haji Indonesia gelombang kedua sudah secara bertahap tiba di Madinah Al-Munawwarah sejak 7 Juni lalu. Sebagian dari gelombang kedua ini bahkan sudah fase pendorongan lewat Bandara Madinah pada 16 Juni 2026 kemarin.
"Paling tidak sudah sekitar 99 ribu jemaah yang sudah tiba di Kota Nabi ini,” kata Maria.
Kedatangan jemaah gelombang II menandai fase kedua operasional haji 2026, pasca berlangsungnya puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).
Setibanya di Madinah, jemaah langsung disibukkan dengan ibadah sunnah di Masjid Nabawi dan ziarah ke sejumlah tempat lainnya.
“Banyak aktivitas yang bisa dilakukan jemaah kita. Mulai salat berjamaah di Masjid Nabawi, berdoa, berzikir, bersholawat. Bahkan juga berziarah ke Raudhah. Ini jadi bagian terpenting dalam perjalanan spiritual para jemaah,” kata dia.
Raudhah, taman surga yang berada di antara mimbar dan makam Rasulullah SAW, memang jadi destinasi utama bagi jemaah haji, termasuk dari Indonesia. Maria mengaku menyaksikan langsung bagaimana jemaah Indonesia menjaga ketertiban saat mengantre masuk Raudhah.
Di tengah jutaan jemaah dari seluruh dunia, kedisiplinan jemaah Tanah Air jadi sorotan positif.
“Jemaah kita bisa menunjukkan akhlak mulianya untuk memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah yang hadir dari berbagai negara,” kata Maria.
Maria berharap rangkaian ibadah di Madinah ini menambah bekal spiritual kuat bagi para jemaah sebelum pulang ke Tanah Air.
“Semoga perjalanan ibadah jemaah haji gelombang II ini bisa menjadi ladang keimanan, ladang memperkuat keimanan. Kemudian juga menjadi keberkahan hingga nanti kemabruran hajinya bisa terus dipelihara sampai tiba di Tanah Air. InsyaAllah,” kata dia.
Jadwal puncak kepulangan jemaah haji Indonesia pada gelombang dua dari Madinah ini akan berakhir pada 30 Juni 2026.
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id































