tirto.id - Puncak haji memang telah usai, tapi ceritanya akan terus dikenang. Salah satunya bagi petugas di layanan lansia dan disabilitas (Landis). Sebab, tim ini yang sehari-hari banyak bersentuhan langsung dengan jemaah lansia yang jumlahnya mencapai 25 persen dari jemaah haji 2026.
Koordinasi Layanan Landis Sektor 9 Daerah Kerja (Daker) Makkah, M. Ridho Prabowo, bercerita bagaimana para petugas landis menghadapi para lansia yang cukup beragam. Salah satu kuncinya adalah memperlakukan mereka seperti orang tua sendiri, sehingga bisa melayani dengan tulus.
"Ketika saya melayani lansia ini seperti melayani orang tua saya. Jadi kayak sedih juga ya Pak, karena mungkin mereka yang di sini tidak dengan keluarganya, kami hadir, kami datang seakan kami itu berguna sekali untuk mereka ada di sini," kata Ridho kepada Tim Media Center Haji (MCH) 2026 di Sektor 9 wilayah Misfalah, Makkah, Rabu (17/6/2026).
Ridho mengatakan ia dan tim landis selalu menjalankan tugasnya dengan sepenuh hati. Apalagi, Ridho meyakini apa yang dilakukan dalam tanggung jawabnya sebagai petugas haji akan dibalas oleh Allah.
"Semuanya akan kembali ke kita-kita lagi gitu. Jadi saya senang sekali ketika saya sudah menjadi bagian dari [petugas] lansia dan disabilitas," kata Ridho menambahkan.
Karena itu, kata Ridho, ia menjalani tugasnya dengan senang hati. Ridho mencontohkan saat membersihkan badan lansia, ia perlakukan seperti merawat orang tua sendiri.
Ridho bercerita, ada lansia yang dia rawat dan layani selama di Makkah, selalu ingin ditemani bila mau tidur. "Saya jadi seakan-akan berguna untuk orang tua saya sendiri gitu," kata Ridho.
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id































