tirto.id - Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama (Kemenag), Muhammad Zain, menyebutkan pihaknya telah mengajukan permohonan pembuatan 204.770 visa haji hingga hari ini, Rabu (28/5/2025). Menurut Zain, angka tersebut diambil dari data sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu (Siskohat) dan sistem penyelenggaraan ibadah haji, e-hajj.
"Sampai data pagi ini dari Siskohat dan e-hajj di Saudi, tanggal 28 Mei 2025, kami akan menyampaikan bahwa terdapat 204.770 dokumen visa yang kita request," ucapnya melalui YouTube Kemenag, Rabu (28/5/2025).
Ia mengatakan, dari ratusan pengajuan dokumen visa haji itu, sebanyak 203.279 visa haji reguler telah disetujui. Adapun kuota haji reguler Indonesia pada 2025 mencapai 203.320 orang.
Di satu sisi, Zain mengatakan, Kemenag turut menindaklanjuti pengajuan batal ganti visa. Pengajuan itu dilakukan untuk jemaah yang berhalangan mengikuti syari.
"Jadi, kami tegaskan hari ini lebih dari 99,98 persen visa yang khusus untuk haji reguler [telah disetujui]," tuturnya.
"Dalam proses ini, terdapat 1.450 batal ganti visa sehingga, sampai hari ini, visa yang statusnya new masih ada 41 visa," sambung Zain.
Diberitakan sebelumnya, Kemenag memastikan bahwa seluruh persiapan untuk pemberangkatan jemaah haji reguler tahun 2025 telah berjalan sesuai rencana. Namun, sebagian jemaah haji Furoda atau haji non-kuota masih menghadapi kendala terkait penerbitan visa.
"Kita haji regulernya insya Allah sudah siap semuanya, sudah oke, kecuali yang Furoda ya masih ada yang masih menunggu keluarnya visa," ujar Menag RI, Nasaruddin Umar, saat ditemui wartawan usai Sidang Isbat awal Zulhijjah di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (27/5/2025).
Menag mengatakan meskipun terjadi sejumlah kekurangan dan kendala dialami dalam penyelenggaraan haji 2025, tetapi secara umum proses penyelenggaraan haji berjalan lancar tanpa kendala yang berarti.
"Insya Allah sampai detik ini perjalanannya ya tidak ada hal yang sangat prinsip terjadi, adalah sedikit kekurangan-kekurangan tapi itu bisa kita atasi hanya terjadi 1-2 hari ya," ujar dia.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id

































