tirto.id - Kementerian Agama akan mengirimkan bantuan ke madrasah-madrasah yang terdampak bencana alam di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Pengiriman bantuan ini sebelumnya sudah dilakukan dan akan kembali disalurkan, besok (7/12/2025).
Nasaruddin mengungkap bahwa pihaknya telah melakukan pendataan berapa jumlah madrasah terdampak di tiga provinsi itu. Kendati demikian, tak disebutkannya secara rinci.
"Insya Allah besok atau lusa kita akan ke sana lagi dan kita sudah mendata berapa madrasah yang hancur, berapa masjid, berapa rumah ibadah juga yang hancur dan itu pun juga menjadi perhatian kita semuanya," kata dia di Kementerian Agama, Jakarta, Sabtu (6/12/2025).
Dia menerangkan, dalam Dialog Kerukunan Lintas Umat Beragama yang digelar bekerja sama dengan Keajaan Saudi Arabia ini juga dilakukan doa bersama untuk para korban bencana banjir dan longsor di provinsi tersebut. Doa dilakukan bersama dengan tokoh-tokoh lintas agama.
Disampaikan Nasaruddin, bantuan bencana ke tiga provinsi yang terkumpul di Kementerian Agama juga terus disalurkan secara berkala. Penyaluran dilakukan dengan menggandeng Baznas.
"Kementerian Agama sendiri juga sudah melakukan komunikasi dan memberikan bantuan dan insyaallah secara pertahap teman-teman dari komponen Kementerian Agama yang terdiri atas Baznas kemudian juga BWI (Badan Wakaf Indonesia) dan juga bantuan-bantuan dari luar negeri yang melalui Kementerian Agama juga kita sudah salurkan dan akan terus kita salurkan lagi ke tiga provinsi yang terdampak yaitu Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat," tutur Nasaruddin.
Sebelumnya, Sekjen Liga Muslim Dunia, Syaikh Muhammad Abdul Karim Al-Issa, menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025). Keduanya membahas terkait bencana banjir bandang hingga longsor di Sumatra.
Abdul menyampaikan bela sungkawanya atas musibah yang terjadi di Sumatra. Ia menyatakan, Rabithah Al-Alam Al-Islami siap mendukung Indonesia menangani bencana Sumatra.
"Kami juga membicarakan sejumlah isu lainnya, terutama menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Yang Mulia [Prabowo] dan seluruh rakyat Indonesia atas musibah banjir yang menyakitkan yang terjadi," tuturnya di Istana, Kamis.
"Atas nama Rabithah Al-Alam Al-Islami, kami juga menyatakan kesiapan kami untuk mendukung Republik Indonesia dalam upaya meringankan penderitaan akibat kerugian yang ditimbulkan oleh banjir ini," lanjut dia.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id

































