Pertemuan RI & Empat Negara

Jokowi Singgung Timor Leste Ikut ASEAN & Impor Beras Kamboja

Reporter: Andrian Pratama Taher, tirto.id - 4 Sep 2023 21:11 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Presiden Jokowi memastikan komitmen Indonesia mendorong Timor Leste menjadi bagian dari ASEAN.
tirto.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kenegaraan dari empat negara, yakni Kepulauan Cook, Timor Leste, Vietnam dan Kamboja di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (4/9/2023).

Dalam pertemuan keempat
negara, Jokowi setidaknya memastikan komitmen Indonesia mendukung Timor Leste menjadi bagian ASEAN serta rencana impor beras dari Kamboja hingga 250 ribu ton per tahun.

Usai menerima tiga delegasi organisasi, World Bank, International Monetary Fund (IMF) dan World Economic Forum di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (4/9/2023), Jokowi langsung bertemu dengan Perdana Menteri Kepulauan Cook Mark Brown beserta delegasi. Pertemuan dengan Mark tidak lepas dari posisi Kepulauan Cook sebagai Ketua Pasific Island Forum.

Setelah bertemu dengan pihak Mark dan delegasi, Jokowi langsung bertemu dengan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao. Xanana yang tiba di Jakarta sejak Senin (4/9/2023) pukul 07.50 WIB itu langsung disambut hangat Jokowi. Dalam pertemuan yang digelar antara delegasi Indonesia-Timor Leste, Jokowi mengucapkan selamat atas pelantikan sebagai Perdana Menteri Timor Leste.

"Selamat datang di Jakarta serta selamat atas pelantikan Yang Mulia. Indonesia dan Timor Leste adalah saudara sehingga kemitraan kita harus semakin dipererat," kata Jokowi saat menyampaikan keterangan singkat dalam pertemuan dengan Timor Leste di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (4/9/2023).

Dalam pertemuan tersebut pula, Jokowi memastikan komitmen Indonesia mendorong Timor Leste menjadi bagian ASEAN. "Indonesia selalu mendukung dan aplikasi keanggotaan Timor Leste dan implementasi roadmap keanggotaan, termasuk melalui peningkatan kapasitas pejabat Timor Leste," kata Jokowi.

Usai bertemu dengan delegasi Timor Leste, Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri Vietnam Phạm Minh Chính dan delegasi. Pham yang tiba di Jakarta sekitar pukul 10.35 WIB itu bersalaman dengan presiden.

Mereka pun langsung berbincang antara delegasi Vietnam dengan Indonesia. Dalam pantauan, Menkopolhukam Mahfud MD, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Seskab Pramono Anung hadir dalam pertemuan.

Setelah bertemu delegasi Vietnam, Jokowi langsung bertemu dengan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet. Hun yang tiba di Jakarta sekitar 11.30 WIB itu langsung disambut oleh Jokowi saat tiba di Istana Merdeka. Dalam pertemuan antara delegasi Indonesia dengan Kamboja, Jokowi mengucapkan selamat atas posisi Hun. Ia pun mengatakan Indonesia berkomitmen untuk melakukan impor beras dari Kamboja hingga 250 ribu ton beras tiap tahun.

"Saya mengapresiasi sambutan Kamboja terkait keinginan Indonesia untuk mengimpor beras dari Kamboja sekitar 250 ribu ton beras per tahun dan sebaliknya Indonesia juga siap untuk mendukung infrastruktur ketahanan pangan Kamboja melalui pasokan pupuk," ujar Jokowi.

Pertemuan dengan para keempat negara tidak lepas dari posisi mereka dalam KTT ke-43 ASEAN di Jakarta selama 5-7 September 2023 ini. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sebelumnya mengatakan bahwa pertemuan akan dihadiri oleh 22 negara yakni 11 negara ASEAN; 9 negara mitra yakni Republik Korea (Korea Selatan), Jepang, India, Cina, Australia, New Zaeland, Kanada, Rusia dan Amerika Serikat.

Selain itu, dua negara undangan yang hadir yakni Bangladesh selaku Ketua Indian Ocean Rim Association (IORA) dan Cooks Island yang merupakan ketua Pasific Island Forum. Retno juga mengatakan, sejumlah organisasi internasional yang juga mitra ASEAN seperti PBB, World Bank, IMF dan World Economic Forum akan hadir dalam KTT ASEAN.

"Jadi totalnya ada 22 negara plus 9 organisasi internasional," kata Retno usai mendampingi Presiden Jokowi meninjau kesiapan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN pada 5-7 September 2023 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (1/9/2023).

Dalam KTT ASEAN ke-43, Jokowi direncanakan akan menghadiri 12 konferensi tingkat tinggi (KTT) dan setidaknya 13 pertemuan bilateral selama KTT ASEAN berlangsung.

"Total pertemuan KTT jadi ini KTT enggak cuma satu. Kalau di Labuan Bajo cuma 2, ASEAN, Pleno, Retreat. Kali ini ada 12 KTT yang harus dipimpin Bapak Presiden plus pertemuan bilateralnya itu so far ini masih akan nambah terus sudah 13 pertemuan bilateral," kata Retno.


Baca juga artikel terkait JOKOWI atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Politik)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Maya Saputri

DarkLight