Jokowi: Bujet Kementerian Kehutanan Gede, Tapi Tak Ada Hutan Jadi

Reporter: Dipna Videlia Putsanra - 19 Des 2017 15:56 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Jokowi meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memanfaatkan anggaran untuk benar-benar mengelola hutan di Indonesia.
tirto.id - Presiden Joko Widodo mengeluhkan banyaknya hutan di Indonesia yang masih terbengkalai, padahal anggaran untuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tiap tahunnya bisa mencapai triliunan. Jokowi pun membandingkan hutan Indonesia dengan Norwegia yang mampu mendapat pendapatan per kapita yang besar, hanya dari hutan.

"Di kita ini, saya ngomong apa adanya saja, di Kementerian Kehutanan anggarannya berapa triliun setiap tahun, sudah berapa puluh triliun, jadinya apa? Tunjukan kepada saya, hutan yang jadi, enggak ada. Seingat saya selain satu, Wanagama [Hutan Pendidikan UGM], yang buat hutan jadi," kata Jokowi di Yogyakarta, Selasa (19/12/2017).

Hal itu disampaikannya saat Temu Kangen Rimbawan di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Di hadapan mahasiswa dan alumni Fakultas Kehutanan yang sebagian bekerja di Perum Perhutani dan Kementerian LHK, Jokowi meminta agar anggaran puluhan triliun setiap tahun itu dijadikan barang.

"Sebetulnya kita ini kan bisa, dan anggaran di Kementerian Kehutanan gede sekali, kalau tidak kita bangun, nanti yang hutan konservasi digerogoti habis terus, lama-lama hilang," ujar Jokowi.

Jokowi ingin Indonesia mengelola hutan seperti Norwegia, yang begitu memperhatikan pengelolaan hutan dari hulu ke hilir. Menurut Jokowi, pengelolaan hutan bisa diserahkan ke rakyat. Misalnya, di hulu, rakyat yang menanam mahoni, dan akasia, lalu hasilnya dijual ke perusahaan swasta atau ke pabrik, sehingga hutan terawat dan bisa memakmurkan rakyat.

"Artinya, kita ini bisa tetapi tidak mau mengerjakan, mohon maaf karena di Kementerian Kehutanan juga teman-teman saya semuanya, mestinya anggaran yang ada setiap tahun triliunan itu ya jadi barang, ya kalau enggak bisa puluhan ribu ya seribu dua ribu setiap tahun, sehingga kalau 20 tahun itu sudah jadi berapa ribu hektar," kata Jokowi, menegaskan.

Jokowi pun menyatakan, tidak sedikit hutan di Indonesia yang ditelantarkan, mulai dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai NTT, padahal lahan-lahan yang ditelantarkan itu adalah lahan-lahan subur.

Presiden pun berjanji akan fokus menyelesaikan persoalan pengelolaan hutan ini, sehingga Indonesia bisa menyusul kesuksesan Norwegia dan Finlandia.

"Duitnya ada, ini akan saja kerjakan terus, urusan ini akan saya kerjakan terus, triliunan betul, sudah bertahun-tahun, mulai saat ini uang itu harus betul-betul jadi, pohon hidup harus jadi hutan dan bisa memakmurkan rakyat," Tandas Jokowi.


Baca juga artikel terkait APBN 2017 atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Dipna Videlia Putsanra
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Dipna Videlia Putsanra

DarkLight