Menuju konten utama

Info Topan Kalmaegi Filipina, Update Korban, & Wilayah Terdampak

Topan Kalmaegi sebabkan 66 orang tewas & 26 lainnya hilang di Filipina. 6 korban adalah anggota AU yang tewas dalam kecelakaan helikopter tanggap bencana.

Info Topan Kalmaegi Filipina, Update Korban, & Wilayah Terdampak
Warga mencuci pakaian mereka setelah Topan Kalmaegi di Talisay, provinsi Cebu, Filipina, pada 5 November 2025. (Photo by Jam STA ROSA / AFP)

tirto.id - Topan Kalmaegi menyebabkan sekitar 66 orang tewas dan 26 lainnya hilang di Filipina. Hal ini disampaikan sejumlah pejabat di provinsi terdampak pada Rabu (5/11) waktu setempat.

Topan Kalmaegi mulai melanda Filipina bagian tengah pada Senin (3/11) menjelang dini hari. Kalmaegi kemudian bergerak dari Provinsi Palawan ke Laut Cina Selatan sebelum tengah hari pada Rabu dengan kecepatan angin hingga 130 km/jam (81 mph).

Berkaitan itu, Vietnam tengah bersiap menghadapi kedatangan Topan Kalmaegi yang diperkirakan pada Kamis (6/11) pukul 8 malam hingga Jumat (7/11) pukul 8 pagi waktu setempat.

Update Korban & Wilayah Terdampak Topan Kalmaegi di Filipina

Tak hanya badai, Topan Kalmaegi mengakibatkan hujan lebat dan banjir di wilayah Filipina bagian tengah. Provinsi Cebu adalah wilayah yang paling terdampak dalam bencana alam tersebut.

Wakil Administrator Badan Penanggulangan Bencana Sipil, Rafaelito Alejandro, menjelaskan bahwa Cebu mencatat 49 dari total korban tewas. Ia menambahkan 26 orang masih hilang.

“Semua banjir telah surut. Tantangan kami sekarang adalah membersihkan puing-puing yang menghalangi jalan-jalan kami,” tutur Rafaelito seperti diberitakan Aljazeera.

Gubernur Provinsi Cebu, Pamela Baricuatro, menyebutkan bahwa bencana alam yang terjadi di wilayahnya belum pernah terjadi sebelumnya.

“Kami mengira anginlah yang akan menjadi bagian yang berbahaya, tetapi … airlah yang benar-benar membahayakan warga kami,” tulis Baricuatro melalui unggahan di Facebook.

Di sisi lain, sebuah helikopter Huey jatuh saat menjalankan misi tanggap bencana kemanusiaan di Agusan del Sur, Pulau Mindanao pada Selasa.

Enam jenazah personel Angkatan Udara Filipina yang menunggangi helikopter Super Huey itu telah dievakuasi.

Juru bicara Philippine Air Force (PAF), Kolonel Ma. Christina Basco, menjelaskan bahwa tentara menemukan jenazah dua pilot dan empat awak.

“Tentara menemukan enam jenazah di lokasi kecelakaan. Ada enam, bukan lima seperti yang dilaporkan sebelumnya,” kata Basco, dikutip dari Xinhua.

Berita internasional terbaru tentang Topan Kalmaegi hingga kondisi Gaza terbaru dapat dibaca secara gratis melalui tautan sebagai berikut:

KUMPULAN BERITA INTERNASIONAL TERBARU

Baca juga artikel terkait BADAI TOPAN atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Syamsul Dwi Maarif