tirto.id - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) menggelar demonstrasi di depan Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan, pada hari ini Jumat (27/2/2026) mulai pukul 14.00 WIB.
Masyarakat perlu menghindari area sekitar Mabes Polri karena akan menjadi titik kumpul sekaligus lokasi pedemo hari ini.
BEM UI menggelar demo hari ini buntut dari kematian Arianto Tawakal (14), yang dianiaya oleh anggota Brimob Bripda Masias Siahaya (MS) di Tual, Maluku Tenggara pada Kamis (19/2/2026).
Sebelum berdemo di Mabes, massa akan berkumpul di Lapangan FISIP UI sebelum bertolak ke Jakarta sekitar pukul 13.00 WIB.
Tuntutan BEM UI
BEM UI menuntut lima poin berikut ini pada demo di Mabes Polri:
- Mendesak penjatuhan hukuman pidana yang seberat-beratnya kepada polisi pembunuh AT dan segenap aparat pelaku represifitas.
- Mendesak pencopotan Listyo Sigit dari jabatan KAPOLRI dan Dadang Hartanto dari jabatan KAPOLDA Maluku.
- Menuntut pembebasan seluruh tahanan politik yang dikriminalisasi.
- Menuntut penegakan batasan kewenangan dan penarikan POLRI dari jabatan sipil.
- Menuntut hasil konkret Reformasi Polri secara struktural, kultural, dan instrumental dari komisi percepatan Reformasi Polri.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, persiapan pengamanan ini sangat penting karena lokasi aksi unjuk rasa di Gedung Mabes Polri berdekatan dengan beberapa objek vital nasional seperti Kantor PLN, keramaian pasar, serta aktivitas masyarakat.
Polda Metro Jaya pun memastikan seluruh kegiatan penyampaian pendapat di muka umum, termasuk kegiatan rutin masyarakat, tetap bisa berjalan dengan baik.
Editor: Abdul Aziz
Masuk tirto.id





























