Menuju konten utama

IHSG Ditutup Turun 0,69% ke 7.389, 366 Saham Kebakaran

Sejumlah sektor masih mampu mencatat penguatan, dipimpin sektor teknologi dengan kenaikan 0,87 persen.

IHSG Ditutup Turun 0,69% ke 7.389, 366 Saham Kebakaran
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/3/2026). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (11/3/2026).

Berdasarkan data RTI, IHSG ditutup turun 0,69 persen ke level 7.389. Indeks mengalami penyusutan 51,53 poin dibandingkan perdagangan hari sebelumnya yang ditutup pada posisi 7.440.

Pergerakan indeks sepanjang hari ini diwarnai oleh penguatan 312 saham, sementara 366 saham tercatat melemah dan 139 saham terpantau stagnan atau belum mengalami perubahan. Adapun kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat sebesar Rp13.228 triliun.

Aktivitas perdagangan di bursa juga tercatat cukup aktif dengan 32,20 miliar saham berpindah tangan melalui 1.849.116 kali transaksi. Sementara nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp15,71 triliun.

Secara sektoral, indeks ditutup beragam pada perdagangan hari ini. Penurunan terdalam terjadi pada sektor energi yang melemah 2,01 persen, disusul sektor bahan baku yang turun 2,03 persen serta sektor industri yang terkoreksi 1,34 persen.

Tekanan juga terlihat pada sektor infrastruktur yang turun 0,96 persen, sektor transportasi dan logistik yang melemah 0,35 persen, serta sektor barang konsumsi siklikal yang turun 0,56 persen.

Di sisi lain, sejumlah sektor masih mampu mencatat penguatan. Sektor teknologi memimpin kenaikan dengan lonjakan 0,87 persen. Penguatan juga terjadi pada sektor kesehatan yang naik 0,29 persen, sektor barang konsumsi non-siklikal yang menguat 0,27 persen, sektor properti yang naik 0,17 persen, serta sektor keuangan yang menguat tipis 0,03 persen.

Baca juga artikel terkait IHSG atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Flash News
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana