Menuju konten utama

Hoaks, Video Purbaya Klarifikasi Program Bantuan Dana Hibah 2026

Kemenkeu menyatakan, video yang beredar terkait pernyataan Purbaya agar masyarakat mendaftarkan diri untuk mengambil dana hibah Arab Saudi adalah deepfake.

Hoaks, Video Purbaya Klarifikasi Program Bantuan Dana Hibah 2026
Header Periksa Fakta Dana Hibah Suadi Arabia. tirto.id/Fuad

tirto.id - Beredar di media sosial TikTok sebuah video yang mengklaim Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa memberikan klarifikasi terkait adanya program Bantuan Dana Hibah 2026. Dalam unggahan disebutkan bantuan tersebut diberikan dari Saudi Arabia pada Selasa, 31 Maret 2026.

Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok bernama “bantuan.dana.hiba9115” (arsip) pada Selasa (31/03/2026). Video tersebut menampilkan presenter berita wanita membahas terkait dana hibah, kemudian dilanjutkan pada detik ke-14 menampilkan gambar Purbaya.

Selasa, 31 Maret 2026 Bantuan Dana Hibah dari Saudi Arabia. Viral klarifikasi Purba Yudhi Sadewa mengenai program Bantuan Dana Hibah 2026 dari Saudi Arabia,” begitu narasi tertulis dalam video.

Dalam video berdurasi 30 detik tersebut terlihat presenter wanita dan wajah Purbaya yang tampak tidak proporsional mengajak masyarakat untuk mendaftarkan diri dengan mengklik tombol pada unggahan.

Pemirsa, kabar mengejutkan datang dari Menteri Keuangan RI Bapak Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Pak Purbaya Klarifikasi dan Angkat Suara, tentang program bantuan dana hibah 2026 dari Saudi Arabia, berikut penjelasannya. Saya Menteri Keuangan, ingin mengajak masyarakat untuk mendaftarkan diri, untuk mengambil dana hibah, karena ini bukan pinjaman. Kesempatan untuk Anda. Jangan lupa klik semua tombol di samping,” begitu narasi yang diucapkan dalam video.

Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (01/04/2026), unggahan tersebut telah ditayangkan sebanyak 158 kali.

Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun TikTok “bantuan.dana.hiba9115” ini dan ini. Kedua unggahan tersebut menampilkan presenter berita yang berbeda, namun dengan narasi yang sama terkait klarifikasi dana hibah 2026 oleh Purbaya.

Selain itu, video deep fake Purbaya memberikan dana hibah juga muncul dalam jumlah dana yang beragam. Beberapa video tidak menyebutkan bantuan dari negara mana, seperti Arab Saudi atau organisasi tertentu, dan hanya menyebutkan Purbaya memberikan bantuan kepada masyarakat berupa dana hibah.

Lantas, benarkah Purbaya memberikan klarifikasi terkait bantuan dana hibah 2026?

Header Periksa Fakta Dana Hibah Suadi Arabia.

Periksa Fakta Dana Hibah Suadi Arabia.. foto/Hotline periksa fakta tirto

Penelusuran Fakta

Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut memiliki 31 pengikut dan menuliskan keterangan pada bio akun: “BAGI INGIN MENDAFTARAN. DANA HIBAH SILAHKAN HUBUNGI WA : 0819-4912-3341.” Akun tersebut banyak mengunggah video terkait klarifikasi purbaya tersebut sebanyak 12 video.

Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya. Akun resmi Menteri Keuangan Purbaya hanya ada di Instagram dan TikTok dengan nama @menkeuri, bukan di Facebook.

Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah Purbaya yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).

Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa video memiliki probabilitas 99,4 persen sebagai video hasil manipulasi AI.

Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Purbaya klarifikasi Program Bantuan Dana Hibah 2026”. Hasil penelusuran di Google mengarah pada laman Instagram @kemenkeu.prime dan @ppid.kemenkeu. Kedua laman tersebut menyatakan bahwa video yang beredar terkait pernyataan Purbaya yang mengajak masyarakat agar mendaftarkan diri untuk mengambil dana hibah 2026 dari Arab Saudi adalah video hoaks deepfake.

Melansir laman Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, hibah adalah setiap penerimaan negara dalam bentuk devisa, devisa yang dirupiahkan, rupiah, barang, jasa dan/atau surat berharga yang diperoleh dari pemberi hibah yang tidak perlu dibayar kembali, yang berasal dari dalam negeri atau luar negeri.

Dalam postur APBN, penerimaan hibah merupakan salah satu pendapatan negara yang digunakan untuk mendukung program pembangunan nasional, mendukung penanggulangan bencana alam, dan bantuan kemanusiaan.

Penerimaan hibah memiliki kriteria:

  • Tidak perlu dibayar kembali (cuma-cuma)
  • Tidak disertai ikatan politik, serta tidak memiliki muatan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan negara
  • Untuk mendukung tusi Kementerian/Lembaga atau mendukung penanggulangan keadaan darurat
Penarikan hibah dapat melalui kuasa BUN (KPPN/Dit.PKN) atau tidak melalui kuasa BUN (KPPN/Dit.PKN). Adapun mekanisme pencairan hibah melalui BUN/KPPN yaitu: transfer ke Rekening Kas Umum Negara (RKUN), pembayaran langsung/direct payment, rekening khusus/Special Accounts, mekanisme pencairan hibah tidak melalui BUN/KPPN. Penyaluran dana hibah juga tidak dilakukan melalui nomor WhatsApp ataupun tautan tidak resmi.

Dengan demikian, klaim yang menyebutkan bahwa Purbaya melakukan klarifikasi terkait Program Dana Hibah 2026 dari Saudi Arabia adalah tidak benar dan terindikasi sebagai penipuan. Saudi Arabia tidak pernah memberikan bantuan berbentuk dana hibah.

Kesimpulan

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim bahwa Purbaya mengklarifikasi program bantuan dana hibah 2026 dari Saudi Arabia adalah video yang sudah diubah atau altered video.

Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

Kemenkeu menyatakan bahwa video yang beredar terkait pernyataan Purbaya yang mengajak masyarakat agar mendaftarkan diri untuk mengambil dana hibah 2026 dari Arab Saudi adalah video hoaks deepfake.

Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

Baca juga artikel terkait PURBAYA YUDHI SADEWA atau tulisan lainnya dari Tim Riset Tirto

tirto.id - Periksa Fakta
Penulis: Tim Riset Tirto
Editor: Tim Riset Tirto