Menuju konten utama

Hoaks, Purbaya Umumkan Beri Bantuan Bagi 700 Orang Tercepat

Kemenkeu mengimbau masyarakat untuk bijak bermedia sosial dan selalu waspada terhadap konten yang berasal dari sumber tidak kredibel.

Hoaks, Purbaya Umumkan Beri Bantuan Bagi 700 Orang Tercepat
HEADER periksa fakta bantuan purbaya untuk 700 orang. tirto.id/Tino

tirto.id - Sebuah video beredar di media sosial TikTok mengklaim Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bahwa bantuan telah hadir untuk masyarakat Indonesia dan Purbaya mencari 700 orang tercepat untuk dibantu.

Video tersebut disebarkan oleh akun TikTok @bantuan.pemerinta7 (arsip) pada Rabu (27/05/2026). Dalam cuplikan video berdurasi 10 detik tersebut, Purbaya mengenakan jas hitam dan dasi biru, tengah berbicara dengan berkas di tangannya. Adapun latar belakang Purbaya terlihat seperti layar berwarna biru.

Hari ini saya umumkan ke seluruh masyarakat Indonesia bahwa bantuan saat ini telah hadir untuk Anda semua dan saya mencari 700 orang tercepat untuk saya bantu. Mulai pada hari ini.” Begitu narasi diucapkan dalam video.

Sampai artikel ini ditulis, Rabu (10/06/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 3272 likes, 1341 komentar, 1058 kali disimpan, dan 106,7 ribu kali ditayangkan. Kolom komentar dipenuhi reaksi kepercayaan masyarakat terhadap informasi tersebut dan banyak yang meninggalkan informasi pribadi.

Trimakasih atas impormasi yg Bapak berikan buat kami masyarakat kecil dan orang miskin. Semoga kami dapat terdaptar didalamnya Nama : Deskron sihotang. Alamat : Sihotang. Kelurahan Desa : Siparmahan. Kecamatan : Harian. Kabupaten : Samosir. Propinsi : Sumatra Utara. Warga Negara : Indonesia. trimakasih.” Begitu salah satu komentar dituliskan.

Lantas, benarkah Purbaya memberikan bantuan kepada 700 orang tercepat?

periksa fakta bantuan purbaya untuk 700 orang

periksa fakta bantuan purbaya untuk 700 orang.

Penelusuran Fakta

Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut menggunakan foto profil bertuliskan “Bantuan Pemerintah” dan memiliki 2181 pengikut. Ditemukan beberapa unggahan video terkait Purbaya menawarkan bantuan dengan cara menghubungi nomor tertera pada bio akun tersebut. Namun, cuplikan itu menampilkan video yang berbeda, seperti pada video ini yang mengklaim bantuan hanya untuk 500 orang tercepat, dan video lainnya seperti ini, dan ini.

Pengunggah juga mencantumkan keterangan pada bio akun sebagai berikut: “Untuk cara daftarnya hubungi saya melalui nomor WhatsApp di bawah ini 👇👇☎️ 0856-5400-1562.”

Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya. Akun resmi TikTok Purbaya memiliki 467,2 ribu pengikut dengan centang biru dan akun Instagram Purbaya bernama @menkeuri.

Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada intonasi suara pada video yang terdengar kaku dan tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).

Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa audio yang digunakan dalam video tersebut memiliki probabilitas 99,3 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.

Lebih lanjut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah pada laman YouTube CNN Indonesia yang menayangkan video serupa. Faktanya, video tersebut adalah pidato pertama Purbaya sebagai Menteri Keuangan RI pada 9 September 2025.

Serah terima jabatan Menteri Keuangan resmi digelar di Jakarta. Dalam prosesi ini, Sri Mulyani Indrawati secara resmi menyerahkan posisi Menteri Keuangan kepada Purbaya Yudhi Sadewa,” sebagaimana dikutip dari YouTube CNN Indonesia.

Video tersebut menampilkan acara serah terima yang berlangsung khidmat dan dihadiri Presiden Prabowo Subianto, jajaran menteri kabinet, serta sejumlah pejabat tinggi negara. Presiden menyampaikan apresiasi atas dedikasi Sri Mulyani dalam menjaga stabilitas fiskal, menghadapi krisis global, dan mendorong reformasi keuangan.

Dalam pidato perdananya tersebut, Purbaya menekankan pentingnya kerja sama seluruh jajaran Kementerian Keuangan dan menyoroti berbagai tantangan global yang kompleks, serta menyampaikan bahwa kebijakan fiskal harus kuat dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan rakyat.

Purbaya sama sekali tidak mengumumkan atau menawarkan bantuan untuk 700 orang tercepat dalam pidatonya.

Kementerian Keuangan RI melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementerian Keuangan membantah klaim yang beredar, yang mencatut nama Purbaya mengumumkan bantuan bagi 700 orang tercepat dengan menghubungi nomor tidak resmi.

[HOAKS] Bantuan Menkeu Purbaya untuk 700 Orang Tercepat. Video yang beredar mengenai Menteri Keuangan Purbaya yang menyatakan mencari 700 orang tercepat untuk diberikan bantuan, merupakan video hoaks deepfake.” Begitu dikutip laman PPID Kemenkeu.

Senada dengan hal tersebut, dalam akun Instagram resmi @kemenkeu.prime, dituliskan juga bahwa video yang beredar, yang menyebut Purbaya mencari 700 orang untuk menerima bantuan adalah tidak benar.

Purbaya tidak pernah menawarkan bantuan melalui nomor ataupun video tidak resmi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memang sering dijadikan sasaran hoaks karena posisinya sebagai pengelola keuangan negara serta gaya komunikasinya yang ceplas-ceplos. Pelaku memanfaatkan popularitas ini untuk penipuan, manipulasi politik, hingga pencurian data pribadi masyarakat.

Kemenkeu mengimbau masyarakat untuk bijak bermedia sosial dan selalu waspada terhadap konten yang berasal dari sumber tidak kredibel. Masyarakat juga diharapkan untuk selalu memeriksa fakta pada situs resmi dan tidak menyebarkan konten tanpa sumber serta bukti yang terpercaya.

Jika masyarakat menemukan informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs web www.kemenkeu.go.id.

Kesimpulan

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim Purbaya mengumumkan bantuan untuk masyarakat Indonesia dan memberikan bantuan kepada 700 orang tercepat bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

Purbaya tidak pernah mengatakan atau mengumumkan perihal adanya bantuan melalui nomor ataupun video tidak resmi.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

Baca juga artikel terkait PURBAYA YUDHI SADEWA atau tulisan lainnya dari Tim Riset Tirto

tirto.id - Periksa Fakta
Penulis: Tim Riset Tirto
Editor: Tim Riset Tirto