Menuju konten utama
Periksa Fakta

Hoaks, Artikel Jokowi Katakan Peti Paus Fransiskus Bercahaya

Tangkapan layar yang beredar di media sosial telah mengalami penyuntingan dan berbeda dari artikel asli yang dipublikasikan Tempo.

Hoaks, Artikel Jokowi Katakan Peti Paus Fransiskus Bercahaya
Header Periksa Fakta Hoaks Tangkapan Layar Artikel Jokowi Melihat Makam Paus Becahaya. tirto.id/Fuad
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Meninggalnya Paus Fransiskus, Senin (21/4/2025), menggemparkan dunia. Proses pemakamannya, Sabtu (26/4/2025) juga menarik perhatian, tidak hanya Umat Katolik di seluruh dunia, tapi juga masyarakat internasional.

Di Indonesia, proses pemakaman Paus Fransiskus sempat menjadi perbincangan di publik. Salah satu bahasan yang banyak beredar adalah terkait pemilihan mantan Presiden Joko Widodo sebagai salah satu utusan negara Indonesia yang menghadiri pemakaman Pemimpin Tertinggi Umat Katolik tersebut.

Terlepas dari pro dan kontranya, di media sosial, muncul unggahan tangkapan layar sebuah artikel, yang menyebut bahwa Jokowi melihat hal luar biasa dari peti Paus Fransiskus.

"Joko Widodo: Peti Yang Mulia Paus Fransiskus Mengeluarkan Cahaya, Ini Menjadi Sejarah Dalam Hidup Saya," begitu tulis artikel dalam tangkapan layar akun @aceptaufik1986 (arsip) di Threads, Selasa (29/4/2025).

Periksa Fakta Jokowi Melihat Makam Paus Becahaya

Header Periksa Fakta Hoaks Tangkapan Layar Artikel Jokowi Melihat Makam Paus Becahaya

Bersama dengan tangkapan layar itu, pengunggah juga memberi narasi tidak mempercayai isi artikel tersebut. Dalam tangkapan layar tersebut terlihat keterangan waktu unggah artikel, Sabtu (26/4/2025). Terdapat juga nama jurnalis yang membuat artikel tersebut. Di bagian foto artikel, terlihat watermark bertuliskan media Tempo.co.

Unggahan akun @aceptaufik1986 mengumpulkan 379 tanda suka, 412 komentar, dan telah dibagikan ulang lebih dari 30 kali. Akun dengan nama serupa juga membagikan unggahan yang sama di Instagram (arsip). Namun, interaksinya jauh lebih sedikit.

Kami juga menemukan unggahan yang sama tersebar di X, tepatnya di akun berikut (arsip). Di Facebook, unggahan serupa banyak sekali tersebar. Berikut yang kami temukan menarik banyak perhatian dari akun "Ferry Tapan Hunter" (arsip), "Arief Mutaqin" (arsip),"Info Cijati" (arsip), "Saiful Hadi" (arsip), "KHANZA AURELIA" (arsip), dan "Rameune Ureung Aceh" (arsip).

Terlepas dari percaya tidaknya netizen dengan narasi ini, persebarannya yang masif di beberapa media sosial mengindikasikan persepsi publik dapat terpengaruh oleh narasi ini.

Lalu, bagaimana faktanya? Apakah benar ada artikel yang memberitakan Jokowi melihat peti Paus Fransiskus bercahaya?

Pemeriksaan Fakta

Berdasar informasi yang diberikan, Tirto mengetahui kalau tangkapan layar dari artikel di atas berasal dari artikel dari Tempo, pada 26 April 2025, sekitar jam 6 pagi.

Kami kemudian mencoba mengakses direktori arsip beritaTempo pada tanggal tersebut. Kami menemukan artikel berikut dengan keterangan waktu dan foto sampul yang sama. Artikel tersebut berjudul, "Mengapa Prabowo Utus Jokowi Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus?".

Selain foto sampul dan tanggal unggahan yang sama, terlihat juga di bagian atas judul terdapat tulisan, “Politik”, yang menjadi kanal artikel tersebut. Letak dan penggunaan font-nya juga sama. Isi artikel tersebut berisikan analisis dari polemik pemilihan Jokowi sebagai utusan presiden ke pemakaman Sri Paus. Tidak ada narasi apapun soal kesaksian Jokowi saat melihat peti Paus Fransiskus.

Ada indikasi penyuntingan gambar, dengan mengganti judul artikel dari Tempo tersebut, sebelum diunggah di media sosial. Modus seperti ini bisa digunakan untuk merusak persepsi publik atau menyerang seorang tokoh.

Dalam sebuah artikel periksa fakta, Tempo juga telah memastikan kalau narasi ini hoaks. “Hasil verifikasi Tempo menunjukkan, tidak ada artikel berita berjudul Joko Widodo: Peti yang Mulia Paus Fransiskus Mengeluarkan Cahaya, Ini Menjadi Sejarah dalam Hidup Saya. Judul tersebut diubah dari artikel aslinya,” begitu tulis media tersebut, Kamis (1/5/2025).

Kami juga melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) menggunakan perangkat Google Lens. Salah satu hasil pencarian mengarahkan ke cuitan akun berikut. Akun itu juga menyebut kalau unggahan yang tersebar di media sosial tersebut adalah hoaks. Dia membandingkan tangkapan layar di media sosial dengan artikel asli dari Tempo.

Tirto mencoba mencari pemberitaan atau informasi lain yang selaras dengan narasi yang tersebar di media sosial tersebut. Namun, tidak ada satupun informasi resmi, ataupun media kredibel yang mendukung narasi artikel tangkapan layar di media sosial tersebut.

Diutusnya Jokowi ke acara pemakaman Paus Fransiskus memang sempat menjadi polemik. Sebab, pada momen tersebut, ada sangat banyak pemimpin negara yang berkumpul. Ketua MPR RI Ahmad Muzani menjelaskan, penunjukan Jokowi oleh Prabowo terkait dengan kunjungan Paus ke Jakarta, September 2024 lalu. Kala itu, Jokowi yang masih menjabat sebagai presidenlah yang menemui langsung Bapa Paus.

"Pak Jokowi adalah presiden ketika itu yang bertemu langsung ketika Paus Fransiskus berkunjung ke Jakarta sehingga Pak Prabowo merasa tingkatnya adalah tingkat kepala negara ketika itu," kata Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/4/2025), mengutip Antara.

Menemani Jokowi, ada tiga utusan negara lain yakni Menteri Hukum Natalius Pigai, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, dan mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

Dalam beberapa waktu terakhir, modus tangkapan layar yang mengganti judul artikel banyak berseliweran di media sosial. Berikut beberapa yang sempat Tirto telusuri kebenarannya.

Kesimpulan

Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan, tangkapan layar artikel yang memberitakan Jokowi melihat peti Paus Fransiskus bercahaya bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

Ada indikasi penyuntingan gambar, dengan mengubah judul artikel dalam tangkapan layar. Sebab, artikel asli dari unggahan tersebut, yang dipublikasikan oleh Tempo, punya judul yang berbeda. Isinya pun tidak membahas sama sekali soal kesaksian Jokowi melihat peti Paus Fransiskus bercahaya.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

Baca juga artikel terkait JOKOWI atau tulisan lainnya dari Alfons Yoshio Hartanto

tirto.id - Periksa Fakta
Penulis: Alfons Yoshio Hartanto
Editor: Farida Susanty