tirto.id - Ingin menabung tapi ekonomi pas-pasan? Tenang saja, kebiasaan menabung tetap bisa dilakukan meski penghasilan terbatas. Asalkan tahu trik menabung yang tepat, siapa pun bisa menyisihkan uang demi mengamankan finansial di masa depan.
Menabung termasuk kebiasaan yang sangat penting untuk membantu menjaga kondisi keuangan tetap stabil. Dengan tabungan, kita bisa mewujudkan berbagai tujuan dan keinginan serta lebih siap menghadapi berbagai kebutuhan, termasuk keperluan mendesak atau darurat.
Sayangnya menabung bukanlah hal yang mudah bagi semua orang. Tak sedikit yang justru merasa kesulitan untuk menyisihkan uang karena penghasilan yang pas-pasan atau harus memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari terlebih dahulu.
Itulah kenapa muncul semacam persepsi bahwa menabung hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki pendapatan besar atau kondisi keuangan yang stabil sejak awal. Padahal, hidup di tengah kondisi ekonomi pas-pasan bukan berarti mustahil untuk memiliki tabungan.
Keuntungan Memiliki Tabungan

Menabung berarti menyisihkan sebagian uang untuk disimpan dan digunakan di kemudian hari. Berapa pun nominal yang berhasil disisihkan, tabungan dapat memberikan berbagai manfaat dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk kebutuhan di masa mendatang. Berikut beberapa keuntungan yang diperoleh dengan memiliki tabungan:
1. Punya Dana Cadangan Saat Keadaan Darurat
Kita terkadang harus berhadapan dengan pengeluaran yang tak terduga, seperti biaya pengobatan, perbaikan kendaraan, atau kebutuhan mendesak lainnya. Dengan memiliki tabungan, kita tidak perlu mencari pinjaman atau utang karena sudah memiliki dana darurat yang bisa dimanfaatkan.2. Membantu Mewujudkan Tujuan Tertentu
Tabungan dapat digunakan untuk mencapai berbagai tujuan, mulai dari membeli gadget baru, biaya pendidikan, membeli rumah, hingga dana liburan. Menabung secara rutin membuat target apa pun terasa lebih mudah dicapai karena dana terkumpul secara bertahap tanpa harus mengganggu kebutuhan sehari-hari.3. Menghindari Utang
Ketika memiliki simpanan uang yang cukup, kebutuhan mendesak dapat dipenuhi tanpa harus mengandalkan pinjaman atau kredit. Hal ini membantu mengurangi risiko terjebak dalam cicilan maupun beban bunga yang dapat mengganggu kondisi keuangan di kemudian hari.4. Lebih Bijak Mengelola Keuangan
Menabung dapat melatih diri kita untuk lebih disiplin dalam mengatur pemasukan dan pengeluaran. Menabung juga mendorong kita untuk lebih bijak dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih sehat.5. Memberikan Rasa Aman Secara Finansial
Memiliki tabungan bisa memberikan ketenangan dalam hati. Meskipun jumlahnya belum besar, keberadaan tabungan dapat mengurangi kekhawatiran terhadap kondisi keuangan yang tidak menentu.6. Ada Kesempatan Mengembangkan Aset
Tabungan juga dapat menjadi langkah awal untuk pengembangan aset. Setelah dana yang terkumpul sudah mencukupi, sebagian dana tabungan bisa dialokasikan ke instrumen investasi tertentu. Dengan demikian, uang tidak hanya tersimpan, tapi nilainya juga berpotensi berkembang dalam jangka panjang.Trik Menabung Saat Ekonomi Pas-pasan

Siapa bilang menabung hanya bisa dilakukan oleh mereka yang punya banyak uang? Menabung berlaku bagi siapa saja, tidak memandang usia maupun kondisi ekonominya. Agar hasilnya optimal, tidak terasa menjadi beban, dan tidak mengganggu keuangan sehari-hari, berikut trik menabung yang bisa diterapkan:
1. Tentukan Tujuan Menabung
Menentukan tujuan menabung dapat membuat diri kita lebih termotivasi untuk menyisihkan uang secara rutin. Tujuan tersebut bisa berupa dana darurat, biaya pendidikan, ongkos liburan, atau karena ingin membeli barang impian.2. Cara Menabung Metode 50-30-20
Menabung tidak sekadar menyisihkan dan menyimpan uang, tapi sebaiknya menggunakan metode yang tepat. Salah satu trik menabung yang dianjurkan adalah dengan menerapkan metode 50-30-20.Metode ini berarti mengalokasikan penghasilan kita ke dalam pos-pos tertentu, yaitu 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan pribadi, dan 20% sebagai dana tabungan atau investasi. Berikut penjelasannya:
- 50%: Sisihkan sekitar setengah dari pendapatan bulanan untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat wajib dan tidak dapat ditunda, misalnya biaya tempat tinggal, belanja kebutuhan sehari-hari, transportasi, hingga tagihan rutin seperti listrik, air, dan internet.
- 30%: Sisihkan sekitar 30% penghasilan untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan sekunder dan tersier, misalnya makan di luar rumah, menonton film atau konser, membeli gadget baru, menjalankan hobi, hingga biaya liburan.
- 20%: Alokasikan 20% penghasilan sebagai tabungan maupun investasi. Namun, jika belum memiliki dana darurat, sebaiknya fokus untuk mengumpulkannya lebih dulu hingga mencapai jumlah yang diinginkan. Setelah dana darurat terbentuk, sisa alokasi dapat dimanfaatkan untuk investasi.
3. Sisihkan Uang di Awal Gajian
Tak sedikit orang yang menabung dengan sisa uang di akhir bulan. Padahal, kita belum tentu memiliki sisa uang alias sudah habis duluan untuk memenuhi berbagai kebutuhan.Maka, trik menabung berikutnya adalah mengalokasikan dana tabungan di awal bulan atau setelah mendapatkan uang. Begitu menerima gaji, sisihkan uang menurut metode 50-30-20 atau sesuai kemampuan sebelum digunakan untuk kebutuhan lainnya.
Cara ini membantu mengurangi godaan untuk menghabiskan uang pada pengeluaran yang kurang penting sekaligus menjadikan menabung sebagai prioritas, bukan sekadar sisa dari pengeluaran bulanan.

4. Gunakan Rekening Khusus Tabungan
Salah satu trik menabung yang sangat dianjurkan adalah memisahkan rekening tabungan dari rekening yang digunakan untuk transaksi sehari-hari. Dengan cara ini, dana yang sudah disisihkan tidak mudah terpakai untuk belanja atau kebutuhan lain yang sebenarnya tidak mendesak.Jika perlu, buat rekening khusus dana tabungan tanpa kartu ATM maupun akses m-banking atau i-banking, tujuannya adalah agar kita tidak bisa sembarangan mengakses dan menggunakan uang di dalamnya.
5. Kurangi Pengeluaran yang Tak Perlu
Cobalah meninjau kembali kebiasaan belanja dan identifikasi pengeluaran yang sebenarnya masih bisa dikurangi. Misalnya, mengurangi pembelian makanan atau minuman di luar, membatasi belanja impulsif, atau menunda pembelian barang yang bukan kebutuhan mendesak.Dalam metode 50-30-20, kita memang masih punya kesempatan untuk menikmati gaji dan memenuhi keinginan, tapi bukan berarti kita boleh berfoya-foya.
Sebagai contoh, kita akan memanfaatkan alokasi dana 30% pendapatan untuk makan-makan di luar rumah. Namun, jika dirasa tidak terlalu penting atau masih bisa dihemat, maka kita tidak perlu menghabiskan dana tersebut untuk makan atau gunakan seperlunya saja.
Contoh lain, misalnya kita memiliki alokasi dana Rp5.000.000 yang bisa dipakai membeli HP baru, sedangkan HP seharga Rp3.000.000 pun sudah mampu memenuhi kebutuhan, maka kita tidak perlu membeli HP yang lebih mahal.
Di sisi lain, uang yang berhasil dihemat dari pengeluaran tersebut juga dapat langsung dialihkan ke tabungan sehingga jumlah simpanan terus bertambah.
6. Disiplin dan Konsisten
Trik menabung apa pun tidak akan berhasil tanpa sikap disiplin dan konsisten. Menabung dalam jumlah kecil secara rutin umumnya lebih efektif dibandingkan menyisihkan uang dalam jumlah besar, tapi hanya dilakukan sesekali.Konsistensi ini hanya bisa terjadi ketika kita memiliki motivasi yang kuat, sedangkan cara menjaga motivasi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah mengingat tujuan utama menabung atau target yang ingin dikejar.
Cara lain yang juga bisa diterapkan adalah dengan “dipaksa” menabung, misalnya dengan memanfaatkan fitur autodebet atau transfer otomatis ke rekening tabungan setiap tanggal gajian.
Itulah beberapa trik menabung yang bisa dilakukan meski kondisi ekonomi masih pas-pasan. Ingat, keberhasilan menabung tidak ditentukan oleh besarnya nominal yang disisihkan, melainkan oleh konsistensi dalam melakukannya.
Dengan mengelola keuangan secara bijak, menetapkan prioritas, dan disiplin menyisihkan sebagian penghasilan, kebiasaan menabung dapat membantu menciptakan kondisi finansial yang lebih aman di masa depan.
Temukan informasi menarik lain serta tips-tips bermanfaat seputar tabungan dan keuangan di tautan berikut ini:
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id






































