Menuju konten utama

Gunung Semeru Meletus Lagi Hari Ini, Status, & Dampak Erupsi

Gunung Semeru meletus lagi hari ini, Selasa, 25 November 2025, hingga dipantau pukul 09.00 WIB. Cek status Gunung Semeru dan dampak erupsi.

Gunung Semeru Meletus Lagi Hari Ini, Status, & Dampak Erupsi
Gunung Semeru. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/aww.

tirto.id - Gunung Semeru meletus lagi hari ini, Selasa, 25 November 2025, hingga mencapai 8 kali sampai dengan pukul 05.33 WIB. Simak status terbaru dan dampak erupsi Gunung Semeru.

Letusan pertama Gunung Semeru hari ini, Selasa, 25 November 2025, terjadi pada pukul 00:20 WIB. Tinggi kolom abu teramati mencapai ± 700 m di atas puncak.

Sementara erupsi Gunung Semeru terbaru hari ini adalah pukul 05:33 WIB. Tinggi kolom abu teramati ± 1000 m di atas puncak (± 4676 m di atas permukaan laut).

Status Gunung Semeru & Berita Letusan Hari Ini

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih menetapkan status Gunung Semeru hari ini, Selasa, 25 November 2025, berada pada Level IV (Awas).

Selama periode pukul 00:00-06:00 WIB, Gunung Api Semeru yang terletak di Lumajang dan Malang Jawa Timur mengalami sejumlah aktivitas kegempaan.

Di antaranya 38 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 11-22 mm dan lama gempa 58-127 detik.

Lalu 3 kali gempa Guguran dengan amplitudo 4-6 mm dan lama gempa 36-70 detik. Kemudian 3 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 4-5 mm, dan lama gempa 39-49 detik.

Selama periode yang sama juga terjadi 1 kali Harmonik dengan amplitudo 7 mm, dan lama gempa 114 detik.

Aktivitas vulkanis Gunung Semeru

Gunung Semeru. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/tom.

Mengutip laporan MAGMA Indonesia Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Gunung Semeru hari ini, Selasa, 25 November 2025, meletus 8 kali hingga pukul 05:33 WIB.

Berikut daftar letusan Gunung Semeru hari ini sebagaimana menurut laporan situs web MAGMA Indonesia hingga dilihat pukul 09.00 WIB, Selasa, 25 November 2025:

Letusan 1

Gunung Semeru Meletus hari ini, Selasa, 25 November 2025, terjadi pukul 00:20 WIB. Tinggi kolom abu teramati ± 700 m di atas puncak (± 4376 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati memiliki warna putih hingga kelabu. Intensitas sedang ke arah utara.

Letusan 2

Letusan 2 terjadi pukul 00:41 WIB, hari Selasa, 25 November 2025. Tinggi kolom abu letusan Gunung Semeru teramati ± 600 m di atas puncak (± 4276 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara.

Letusan 3

Kemudian erupsi Gunung Semeru terjadi lagi pada hari Selasa, 25 November 2025. Kali ini pukul 00:53 WIB.

Tinggi kolom abu teramati ± 800 m di atas puncak (± 4476 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara.

Letusan 4

Gunung Semeru erupsi lagi pukul 01:18 WIB. Tinggi kolom abu dilaporkan teramati ± 400 m di atas puncak (± 4076 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara.

Letusan 5

Letusan kelima Gunung Semeru pada hari Selasa, 25 November 2025, terjadi pukul 01:34 WIB.

Tinggi kolom abu teramati ± 800 m di atas puncak (± 4476 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara.

Letusan 6

Gunung Semeru meletus lagi pukul 01:37 WIB. Tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 4176 m di atas permukaan laut).

Kolom abu disebutkan teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara.

Letusan 7

Gunung Semeru meletus lagi pada pukul 04:45 WIB. Tinggi kolom abu kal ini teramati ± 800 m di atas puncak (± 4476 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara.

Letusan 8

Hingga dilihat pukul 09.00 WIB, Gunung Semeru meletus lagi atau menjadi letusan ke-8 hari ini, Selasa, 25 November 2025, pada pukul 05:33 WIB.

Tinggi kolom abu dikabarkan teramati ± 1000 m di atas puncak (± 4676 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara. Erupsi Gunung Semeru hari ini masih berlangsung hingga laporan tersebut dibikin.

Adapun daftar rekomendasi yang dikeluarkan terkait aktivitas Gunung Semeru hari ini dan dampaknya adalah sebagai berikut:

1. Tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 20 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar.

2. Tidak beraktivitas dalam radius 8 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

3. Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Sebelumnya, Bupati Lumajang Indah Amperawati sudah menetapkan perpanjangan status tanggap darurat akibat erupsi Gunung Semeru hingga 2 Desember 2025.

"Saya menetapkan perpanjangan status tanggap darurat bencana alam akibat erupsi Gunung Semeru," kata Indah Amperawati, dikutip Antaranews, Senin, 24 November 2025.

"Perpanjangan status tanggap darurat berlaku selama tujuh hari, terhitung mulai 26 November hingga 2 Desember 2025," lanjutnya.

Kata Bupati Lumajang, semua pihak perlu bersinergi agar penanganan pascabencana berjalan lancar dan tepat sasaran.

Baca juga artikel terkait GUNUNG SEMERU atau tulisan lainnya dari Beni Jo

tirto.id - Edusains
Penulis: Beni Jo
Editor: Iswara N Raditya