Menuju konten utama

Gibran Sebut Pengguna QRIS Meledak, Bikin Gerah Pihak Lain

Gibran mencatat, pengguna QRIS mencapai 56 juta orang dengan total merchant mencapai 38 juta dengan 93 persennya UMKM.

Gibran Sebut Pengguna QRIS Meledak, Bikin Gerah Pihak Lain
Tangkapan Layar - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam video Generasi Muda, Bonus Demografi dan Masa Depan Indonesia. (Youtube/Gibran Rakabuming)

tirto.id - Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menyampaikan bahwa pesatnya pengguna sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Indonesia telah membuat gerah pihak lain.

Dalam videonya, Gibran mengungkap bahwa saat ini data pengguna QRIS di Indonesia sudah mencapai lebih dari 56 juta orang dengan jumlah merchant telah mencapai lebih dari 38 juta, di mana 93 persen di antaranya adalah UMKM. Dalam kesempatan yang sama, ia juga memuji peran Gen Z yang masif menggunakan layanan QRIS.

“Per Maret 2025, data dari Bank Indonesia menyatakan bahwa volume transaksi QRIS meningkat 173 persen dibanding tahun lalu, atau mencapai lebih dari Rp1 miliar. Nilai transaksinya juga meningkat 149 persen dibanding tahun lalu, atau mencapai Rp104 triliun,” kata Gibran dalam video monolog yang bertajuk “Scan QRIS-nya: Ini Tentang Kedaulatan Ekonomi Bangsa” yang diunggah di kanal Youtube pribadinya dikutip Minggu (18/5/2025).

Gibran mengakui bahwa QRIS memudahkan masyarakat dalam berbelanja di mall, jajan seperti kerak telor dan seblak di pedagang kaki lima, hingga berdonasi.

"Artinya, QRIS tidak hanya memudahkan customer, tapi juga memberikan manfaat bagi pedagang kaki lima,” ujarnya.

Ia pun menyebut, “Tidak heran jika penggunaannya meledak luar biasa dan sedikit membuat gerah pihak lain," katanya.

Putra Sulung Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), tersebut juga membanggakan bahwa QRIS tidak hanya digunakan di dalam negeri, tetapi juga bisa digunakan di negara lain seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura. Ia mengatakan, QRIS sebentar lagi dapat digunakan di Jepang dan Korea Selatan.

Menurutnya, penggunaan QRIS di negara lain adalah bukti bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tidak hanya menjadi pasar, tapi juga mampu menciptakan inovasi teknologi yang diakui dan dipercaya dunia.

“Seperti yang telah ditegaskan oleh Bapak Presiden Prabowo, bahwa industri keuangan merupakan garda terdepan dan benteng dalam menjaga kedaulatan sebuah bangsa. Dan QRIS merupakan bagian dari ekosistem industri keuangan kita,” katanya.

Baca juga artikel terkait GIBRAN RAKABUMING RAKA atau tulisan lainnya dari Alfitra Akbar

tirto.id - Insider
Reporter: Alfitra Akbar
Penulis: Alfitra Akbar
Editor: Andrian Pratama Taher