Menuju konten utama

Ganjar: Kepala Daerah Kader PDIP Berkomitmen Reformasi Birokrasi

kepala daerah kader PDIP juga berkomitmen atas melakukan digitalisasi dalam pelayanan publik dan peningkatan SDM di daerah.

Ganjar: Kepala Daerah Kader PDIP Berkomitmen Reformasi Birokrasi
Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Ganjar Pranowo di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Minggu (18/5/2025). tirto.id/Muhammad Naufal
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo, mengeklaim kepala daerah kader parpol dengan lambang banteng bermoncong putih tersebut berkomitmen menjalankan reformasi birokrasi.

Kata Ganjar, komitmen itu tertuang dalam formulir yang diisi oleh kepala daerah saat mengikuti kegiatan pembekalan kepala daerah kader PDIP oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, 16-18 Mei 2025.

"Total formulir yang sudah masuk dari tingkat gubernur, bupati, wali kota, wakil bupati atau wakil wali kota, yang sudah terkumpul semua ada 97. Next, maka, rata-rata persentase komitmen daerah tiap bidang prioritas, yang pertama adalah terkait dengan reformasi birokrasi tata kelola," urai Ganjar saat memberikan materi dalam kegiatan pembekalan kepala daerah di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Minggu (18/5/2025).

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menambahkan, selain komitmen akan hal reformasi birokrasi, kepala daerah kader PDIP juga berkomitmen atas melakukan digitalisasi dalam pelayanan publik. Kemudian, kepala daerah kader PDIP komitmen untuk meningkatkan sumber daya manusia.

Menurut Ganjar, salah satu program yang dijalankan untuk peningkatan sumber daya manusia telah diterapkan di Surabaya, Jawa Timur, dan Semarang, Jawa Tengah, yang kedua daerah itu dipimpin kader PDIP. Bentuk programnya, yakni sekolah swasta gratis.

"Kota Surabaya dengan Kota Semarang sudah masuk pada ruang sekolah swasta dan gratis, kalau yang lain ada sekolah negeri gratis sekarang sudah menjarah," ucap eks Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Ganjar menilai, melalui program sekolah swasta gratis, masyarakat dapat mengakses ruang pendidikan dengan lebih mudah. Selain itu, Banyuwangi yang kepala daerahnya juga merupakan kader PDIP memiliki program intervensi kemiskinan.

Bentuk programnya, yakni pengurangan pengeluaran oleh pemerintah daerah serta peningkatan pendapatan daerah. Program dari kepala daerah kader PDIP lain, yakni menanam 10 tanaman pendamping beras.

Melalui program ketahanan pangan tersebut, masyarakat dapat memiliki cadangan pangan saat beras tidak mudah diakses masyarakat. Ganjar lantas berharap kepala daerah kader PDIP dapat memberikan program yang bermanfaat untuk masyarakat.

"Mudah-mudahan masyarakat jadi terpuaskan dan ciri khas PDI Perjuangan, tidak mempersulit rakyatnya, mudah-mudahan ini akan bisa kita selesaikan," tutur dia.

Baca juga artikel terkait PDIP atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Andrian Pratama Taher