Fenomena Micro Harvest Moon Bakal Terjadi 13-14 September

Oleh: Yantina Debora - 13 September 2019
Dibaca Normal 1 menit
Bulan purnama langka atau Micro Harvest Moon daapt dilihat di seluruh AS hingga wilayah Pasifik.
tirto.id - Fenomena full moon atau bulan purnama langka dipastikan akan terjadi pada Jumat (13/9/2019). Peristiwa alam yang juga dikenal Micro Harvest Moon ini merupakan yang pertama kali terjadi sejak 13 September 2000.

Menurut NASA, bulan akan terlihat penuh pada Sabtu (14/9/2019) pukul 00:33 EST, tetapi bagi mereka yang tinggal di zona waktu Tengah hingga Pasifik, bulan purnama akan terlihat sesaat sebelum tengah malam pada hari Jumat tanggal 13 September 2019.

NASA mengatakan bulan akan tampak penuh selama sekitar tiga hari atau mulai Kamis malam hingga Minggu pagi.

Full moon pada 13 September ini dianggap sebagai salah satu kejadian langka. Fenomena ini menjadi bulan purnama pertama yang terlihat di seluruh AS sejak 13 Oktober 2000. Bulan purnama atau Harvest Moon berikutnya diperkirakan terjadi pada 13 Agustus 2049.

Dikutip dari Time, bulan purnama di bulan September ini disebut sebagai "Harvest Moon" karena fenomena ini terjadi pada puncak musim panen.

Letak bulan yang berada diantara bumi dan matahari membuat bulan purnama ini terlihat terang sehingga membantu para petani saat bekerja di malam hari.

Selain itu bulan juga akan muncul sekitar 14 persen lebih kecil karena jaraknya yang lebih jauh ke bumi, sehingga fenomena ini juga dijuluki "Micro Moon."


Selain dijuluki Harvest Moon, bulan purnama ini juga disebut Fruit Moon, karena sejumlah buah matang saat mendekati akhir musim panas ini, atau Barley Moon karena bertepatan dengan musim panen gandum.

Di Cina, Vietnam, dan beberapa negara Asia lainnya, bulan purnama ini berkaitan dengan Festival Pertengahan Musim Gugur, sebuah festival panen tradisional.

Beijing menyebut Harvest Moon sebagai Moon Festival, the Mooncake Festival hingga Reunion Festival. Di Korea, bulan purnama ini berkaitan dengan festival panen Chuseok, yang mana orang Korea meninggalkan kota untuk kembali ke kampung halaman dan memberi hormat kepada roh leluhur mereka.

Bagi sebagian umat Buddha di Bangladesh dan Thailand, bulan purnama ini adalah Modhu Purnima, Honey Full Moon Festival atau Honey-offering Festival.

Festival ini terkait dengan legenda bahwa seekor gajah dan monyet memberi makan Buddha ketika ia berada di hutan. Buddha itu sedang sedang berusaha mendamaikan dua faksi.

Baca juga artikel terkait FENOMENA ALAM atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Yantina Debora
Editor: Agung DH
DarkLight