Menuju konten utama

Bulan Purnama Akan Menutup Hujan Meteor Perseid di Langit AS

Bulan purnama akan muncul di langit Amerika Serikat setelah tiga hari berotasi di sekitar Saturnus.

Bulan Purnama Akan Menutup Hujan Meteor Perseid di Langit AS
Seorang pria mengarahkan senternya ke Bimasakti saat puncak hujan meteor Perseid di taman nasional Mavrovo di Macedonia, Minggu (12/8). ANTARA FOTO/REUTERS/Ognen Teofilovski

tirto.id - Sky Event Calendar (SkyCall) NASA memprediksi fenomena bulan purnama akan menghiasi langit malam tepat satu hari setelah puncak hujan meteor Perseid pada Kamis (15/8/2019).

Perhitungan ini berdasarkan pengamatan di kota New York, Amerika Serikat. Bulan purnama diprediksi akan muncul secara penuh pada pukul 8.29 waktu setempat atau pukul 19.29 WIB.

Bulan purnama ini akan muncul di langit Amerika Serikat setelah tiga hari berotasi di sekitar Saturnus.

Dilansir dari Space, pada Senin (12/8/2019) kemarin, fenomena ‘gerhana’ hampir terjadi ketika bulan melewati Saturnus dan mencapai garis bujur langit yang sama.

Namun, fenomena ini berselisihan yang akhirnya disebut sebagai konjungsi, pada pukul 6.05 pagi.

Konjungsi itu sendiri tidak akan terlihat saat Saturnus muncul pada pukul 3.05 waktu setempat atau pukul 14.05 WIB pada tanggal 12 Agustus, di New York.

Sementara di Los Angeles, konjungsi akan berada pada pukul 02.05 waktu setempat atau pukul 13.00 WIB.

Bulan akan berada tepat di utara Saturnus, dan keduanya akan muncul pada rasi Sagitarius. Sekitar jam 9.00 malam waktu setempat, dua benda langit ini akan berada di tenggara pada ketinggian sekitar 26 derajat di New York City, cukup tinggi sehingga relatif mudah dikenali.

Agustus memang menjadi waktu yang tepat untuk menonton fenomena langit di Amerika Serikat.

Tidak hanya bulan purnama yang akan terlihat namun segitiga musim panas, yakni asterisma dari rangkaian bintang Vega, Deneb, dan Altair yang membentuk segitiga akan terlihat pada bulan ini.

Pada tanggal 15 Agustus, tidak hanya planet Saturnus yang akan terlihat, namun juga Merkurius pada pukul 06.06 waktu setempat.

Sementra plaet Venus akan terlihat jelas pada 20 Agustus pukul 19.44 waktu setempat sebagai “bintang” pertama yang terlihat pada malam hari.

Indonesia juga akan mengalami hujan meteor Perseid pada bulan Agustus ini. Fenomena ini diprediksi akan terjadi puncaknya pada Selasa (13/8/2019) malam ini.

Menurut Space, hujan meteor Perseid biasanya muncul antara tanggal 9 hingga 14 Agustus. Namun, di beberapa wilayah hujan meteor bisa dimulai lebih cepat yakni pada 17 Juli dan berlanjut hingga 24 Agustus.

Baca juga artikel terkait HUJAN METEOR atau tulisan lainnya dari Yonada Nancy

tirto.id - Sosial budaya
Kontributor: Yonada Nancy
Penulis: Yonada Nancy
Editor: Yandri Daniel Damaledo