tirto.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung secara resmi menetapkan PT Fauna Land Ancol atau Faunaland Ancol sebagai pengelola baru Bandung Zoo.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan penetapan ini merupakan hasil proses seleksi yang dilaksanakan secara terbuka, profesional dan akuntabel. Sekaligus menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan Bandung Zoo sebagai lembaga konservasi, sarana edukasi lingkungan.
Lalu, Kebun Binatang Bandung sebagai ruang rekreasi keluarga, serta salah satu aset publik yang memiliki nilai historis dan sosial bagi masyarakat Kota Bandung.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada Panitia Seleksi yang telah bekerja secara profesional dan penuh kehati-hatian," ungkap Farhan dalam keterangan resmi yang diterima Tirto, Rabu.
"Kami juga berterima kasih kepada Kementerian Kehutanan yang terus memberikan dukungan dan pendampingan sehingga proses ini dapat berjalan dengan baik dan tetap menempatkan fungsi konservasi sebagai prioritas utama," imbuhnya.
Ia bilang, Pemkot Bandung menempatkan fungsi konservasi, kesejahteraan satwa dan kepentingan publik sebagai pertimbangan utama dalam proses seleksi.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan Bandung Zoo tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung, tetapi juga dari kualitas konservasi, kesejahteraan satwa, kualitas edukasi dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
"Karena itu kami berharap pengelola baru dapat menghadirkan standar pengelolaan yang semakin baik dan bertanggung jawab," ucapnya.
Ia menuturkan, masa transisi akan dimulai untuk mempersiapkan revitalisasi kawasan, penguatan fungsi konservasi, peningkatan kesejahteraan satwa dan persiapan pembukaan kembali Bandung Zoo bagi masyarakat.
Selain memperkuat fungsi konservasi dan pelayanan publik, pengelola baru memiliki komitmen untuk melakukan revitalisasi kawasan, pengembangan fasilitas serta investasi yang mendukung keberlanjutan operasional Bandung Zoo di masa mendatang.
Terlebih, proses seleksi yang telah dilaksanakan juga menghasilkan nilai kerja sama yang memberikan manfaat optimal bagi Pemkot Bandung sebagai pemilik aset.
Sekaligus, kata Farhan, memastikan tersedianya dukungan investasi yang diperlukan untuk mengembalikan kualitas kawasan, memperkuat fungsi konservasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Lantas, pihaknya akan terus mengawal proses transisi agar berjalan sesuai ketentuan serta memastikan seluruh komitmen terhadap konservasi, kesejahteraan satwa, pelayanan publik dan pemanfaatan aset daerah dapat diwujudkan secara nyata.
"Hal yang paling penting bagi kami adalah hadirnya kepastian masa depan Bandung Zoo. Kami ingin melihat kawasan ini kembali hidup, satwanya semakin sejahtera, fungsi konservasinya semakin kuat dan manfaatnya semakin besar bagi masyarakat Kota Bandung," ujarnya.
Penulis: Muhammad Nizar
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id





























