Menuju konten utama

ESDM Proyeksikan DMO Batu Bara 2026 Naik Jadi 30%

Kenaikan persentase DMO terjadi lantaran kuota produksi batu bara di dalam negeri pada 2026 akan dipangkas ke kisaran 600 juta ton.

ESDM Proyeksikan DMO Batu Bara 2026 Naik Jadi 30%
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2025). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkirakan persentase domestic market obligation (DMO) batu bara naik hingga 30 persen.

Wakil Menteri ESDM Yuliot mengatakan, kenaikan itu terjadi lantaran kuota produksi batu bara di dalam negeri pada 2026 akan dipangkas ke kisaran 600 juta ton, turun 200 juta ton apabila dibandingkan dengan realisasi produksi batu bara pada 2025 yang berada di 800 juta ton.

"Kami hitung dulu. Range-nya mungkin bisa lebih dari 30 persen," ujarnya ketika dijumpai di Kementerian ESDM, Jumat (6/2/2025), seperti dikutip Antara.

Sebagai informasi, aturan DMO batu bara diatur dalam Kepmen ESDM Nomor 399.K/MB.01/MEM.B/2023 yang menetapkan kewajiban penjualan batu bara ke dalam negeri sebesar 25 persen dari realisasi produksi tahunan. Ketentuan ini berlaku bagi pemegang IUP, IUPK operasi produksi, serta PKP2B tahap operasi produksi.

Batu bara DMO digunakan untuk kebutuhan pembangkit listrik, baik untuk kepentingan umum maupun sendiri, serta sebagai bahan baku dan bahan bakar industri.

Selain itu, pemerintah menetapkan harga batu bara khusus (DPO) untuk pembangkit PT PLN (Persero) sebesar 70 dolar AS per ton.

Kewajiban pemenuhan kebutuhan batu bara dalam negeri juga ditegaskan dalam Pasal 157 PP Nomor 39 Tahun 2025, yang mewajibkan pemegang IUP dan IUPK mengutamakan pasokan bagi BUMN di sektor strategis, seperti ketenagalistrikan, penyediaan energi, pupuk, dan industri strategis nasional, dengan prioritas pemenuhan domestik sebelum ekspor.

"Kalau kemarin itu kan DMO sekitar 23-24 persen, jadi dengan adanya penurunan produksi, persentase DMO pasti akan terjadi peningkatan," kata Yuliot.

Baca juga artikel terkait DMO BATU BARA

tirto.id - Insider
Sumber: Antara
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana