Erick Thohir: Mendingan Enggak Ada Telkom, Tapi Telkomsel Jadi BUMN

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 12 Februari 2020
Erick Thohir mengkritik minimnya dividen yang disumbang PT Telkomomunikasi Indonesia (Persero) alias Telkom.
tirto.id - Menteri BUMN Erick Thohir mengkritik minimnya dividen yang disumbang PT Telkomomunikasi Indonesia (Persero) alias Telkom.

Erick bilang saat ini dividen perusahaan itu disumbang oleh provider telekomunikasi yaitu Telkomsel, sementara kontribusi Telkom justru minim.

“Saya juga enak jadi Telkom. Telkomsel [kasih] dividen, revenue Telkomsel digabung ke Telkom hampir 70 persen. Mendingan enggak ada Telkom. Langsung aja Telkomsel dimiliki oleh Kementerian BUMN, dividennya jelas,” ucap Erick dalam paparannya di Menara Mandiri, Rabu (12/2/2020).

Erick mengatakan Telkom perlu mengubah arah bisnisnya. Menurutnya ada peluang besar yang kenyataannya belum banyak dimanfaatkan perusahaan dalam negeri apalagi plat merah.

Contohnya industri data seperti big data dan cloud. Erick mengingat saat gelaran Asian Games 2018, ia selaku ketua pelaksana waktu itu terpaksa menggunakan jasa cloud dari perusahaan milik Jack Ma Alibaba bernama Alicloud.

Ia mencatat Telkom saat ini memiliki infrastruktur telekomunikasi yang mumpuni. Dengan demikian sudah sepatutnya mampu mengembangkan bisnisnya yang notabene dapat menyumbang dividen juga.

“Saya juga enggak mau (pakai Alicloud). Kenapa itu tidak dilakukan Telkom,” ucap Erick.

“Kenapa tidak jadi bisnis? Jangan diambil lagi sama asing,” tambahnya,

Erick juga menerima pertanyaan tentang candaannya untuk menjadikan Telkomsel sebagai BUMN.

Ketika ditanya bilamana ia ingin berbicara dengan perusahaan asal Singapura Singtel yang menjadi pemegang saham Telkomsel, ia hanya menjawab, “Saya bukan direksinya, struktur sendiri.”


Baca juga artikel terkait TELKOM atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Hendra Friana
DarkLight