Menuju konten utama

Eks Pejabat Bea Cukai Lupa Nama Pengusaha Hadir Pertemuan Hotel

Rizal mengaku keterangan pengusaha hadir dalam BAP-nya berdasarkan daftar hadir dan meyakini belum tentu semua hadir saat pertemuan di Hotel Borobudur. 

Eks Pejabat Bea Cukai Lupa Nama Pengusaha Hadir Pertemuan Hotel
Pimpinan Blueray Cargo, Jhon Field bersama Manajer Operasional Blueray Cargo, Kurniawan Sukolo, dan Ketua Tim Dokumen Blueray Cargo, Andri dalam sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026). tirto.id/M. Irfan Al Amin

tirto.id - Mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Rizal, mengaku tidak mengingat persis nama-nama pengusaha yang menghadiri pertemuan dengan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu), Djaka Budi Utama, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Juli 2025.

Mulanya, jaksa penuntut umum (JPU) menanyakan lokasi pasti pertemuan antara pejabat Bea Cukai dan sejumlah pelaku usaha yang berlangsung di Hotel Borobudur. Rizal, yang juga saat ini menjadi tersangka dalam kasus korupsi suap impor, menyebut pertemuan tersebut berlangsung di restoran lantai dua.

“Di restoran lantai dua, seingat saya lantai dua,” ujar Rizal saat dicecar oleh JPU dalam sidang dugaan kasus suap pengurusan impor di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (8/6/2026).

Namun, ketika ditanya mengenai identitas para pengusaha yang hadir, ia mengaku tidak mengingat secara rinci. Bahkan, saat disebutkan oleh JPU, Rizal tak mengenalinya.

Kemudian, JPU membacakan keterangan Rizal dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Dalam BAP itu disebutkan bahwa saat tiba di lokasi, Rizal bertemu dengan Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai, Sisprian Subiaksono (SIS), Kepala Seksi Intelijen Ditjen Bea dan Cukai, Orlando Hamonangan (ORL), dan sejumlah pegawai Bea Cukai. Selain itu, hadir pula beberapa pengusaha dalam pertemuan itu, salah satunya pemilik PT Blueray (PT BR), Jhon Field (JF).

“Pada saat saya datang di restoran tersebut sudah ada Sisprian, Orlando, serta lebih dari 5 orang pegawai Bea Cukai. Ada John Field, ada yang merupakan pengusaha ekspor impor, ada dari Group Fasdeli, serta beberapa orang yang saya tidak kenal bekerja di jasa kepabeanan. Apakah demikian?” tanya JPU saat membacakan BAP.

Namun, ia menegaskan sudah tidak mengingat lagi nama-nama yang hadir dalam pertemuan tersebut.

"Cuma orang-orangnya saya enggak ingat," ujarnya.

JPU lalu mengingatkan bahwa daftar nama tersebut berasal dari keterangan Rizal sendiri saat diperiksa penyidik.

Menanggapi hal itu, Rizal menyatakan nama-nama tersebut memang disampaikan saat diperiksa penyidik dan sesuai ingatannya saat pemeriksaan. Namun, seingat Rizal, daftar nama dalam BAP merupakan pihak yang diundang, sedangkan yang hadir dalam pertemuan belum tentu seluruhnya datang.

"Tapi yang datang enggak belum tentu ini semuanya gitu loh,” kata Rizal.

“Iya nanti kami konfirmasi lagi,” kata JPU.

Baca juga artikel terkait KASUS KORUPSI atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher