Menuju konten utama

Edward Snowden: Trump Mungkin Tingkatkan Intelijen

Edward Snowden, mantan CIA membocorkan informasi program mata-mata rahasia NSA kepada pers pada 2013 lalu, meminta mengomentari kemenangan Donald Trump berpotensi mengancam privasi warga negara dan kebebasan sipil

Edward Snowden: Trump Mungkin Tingkatkan Intelijen
Ilustrasi [Foto/Shutterstock]

tirto.id - Edward Snowden, mantan CIA membocorkan informasi program mata-mata rahasia NSA kepada pers pada 2013 lalu, meminta mengomentari pemerintahan Donald Trump berpotensi mengancam privasi warga negara dan kebebasan sipil.

Berbicara melalui teleconference dari Moskow pada Senin (14/11/2016), di mana ia telah tinggal di pengasingan sejak 2013, Snowden mengatakan kemenangan Trump menimbulkan kekhawatiran meningkatnya pengawasan kepada sipil di Amerika Serikat.

"Kita mulai menggantikan pemerintahan yang terbuka dengan otoritarianisme belaka, sebuah pemerintahan yang tidak berlandaskan prinsip persetujuan bersama, melainkan kepercayaan pribadi, kepercayaan klaim dan kepercayaan dengan harapan bahwa mereka akan melakukan hal benar," kata Snowden.

Washington berjanji tidak terlibat dalam spionase kepada siapa pun, mengikuti pengungkapan Snowden pada 2013 lalu. Tapi Snowden mempertanyakan apakah kebijakan itu dapat diakomodir oleh presiden baru.

"Jika pemerintah benar-benar mengemban kepercayaan kami, karena mereka telah beberapa tahun beroperasi dalam cara yang membuat kita pantas mendukungnya, apa yang terjadi ketika hal itu berubah?" katanya mempertanyakan.

"Ini jenis tantangan yang kita hadapi saat ini di Amerika Serikat dengan hasil Pemilu terakhir," katanya.

Ketika ditanya apakah ia berpikir pemilihan Trump akan meningkat peluangnya diampuni oleh AS, Snowden hanya mengatakan, "Siapa yang tahu?"

Snowden didepak dari AS setelah membocorkan informasi rahasia tentang operasi mata-mata AS dan pengumpulan data intelijen baik domestik maupun internasional. Snowden juga diduga terlibat dalam aksi spionase terhadap kepala negara asing, termasuk dari negara-negara sekutu.

Baca juga artikel terkait KEMENANGAN DONALD TRUMP

tirto.id - Politik
Sumber: Antara
Penulis: Agung DH
Editor: Agung DH