Menuju konten utama

DLH Temukan 19 Amunisi Aktif di Tumpukan Sampah Ogan Ilir

Penemuan berawal saat petugas sedang mengangkut sampah di tempat pembuangan sementara di simpang empat SD Negeri 1 Tanjung Raja, Ogan Ilir.

DLH Temukan 19 Amunisi Aktif di Tumpukan Sampah Ogan Ilir
Sebanyak 19 butir amunisi aktif ditemukan petugas DLH Ogan Ilir di tumpukan sampah, Senin (6/7/2026). FOTO/Polsek Tanjung Raja
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumatra Selatan (Sumsel) menemukan 19 butir amunisi aktif di tumpukan sampah. Polisi tengah menyelidiki kasus ini untuk mengungkap pemiliknya.

Penemuan berawal saat Surip (35) sedang mengangkut sampah di tempat pembuangan sementara di simpang empat SD Negeri 1 Tanjung Raja, Ogan Ilir, Senin (6/7/2026). Begitu memindahkan tumpukan sampah ke keranjang untuk diangkat ke truk, saksi curiga dengan kantong plastik yang terasa lebih berat dari ukurannya.

Saat dibuka, saksi kaget banyak amunisi yang tersusun dalam sisiran (klip) di dalamnya. Takut membahayakan jiwa, Surip menghentikan kegiatannya dan langsung melapor ke polisi.

Anggota polisi mengevakuasi amunisi tersebut untuk pemeriksaan. Terdata ada 19 butir amunisi aktif kaliber 5,56 milimeter yang ditemukan di lokasi.

"Benar, ada temuan amunisi aktif ditemukan petugas DLH saat mengangkut sampah di TPS, ada 19 butir amunisi yang diamankan," ungkap Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna, Selasa (7/7/2026).

Sondi menyebut seluruh amunisi telah dibawa ke Mapolsek Tanjung Raja sesuai standar operasional prosedur pengamanan amunisi. Pihaknya mengapresiasi tindakan cepat dan tepat yang dilakukan petugas DLH karena segera melaporkan penemuan tersebut kepada pihak kepolisian.

"Ini sebagai bentuk pencegahan potensi penyalahgunaan barang berbahaya," kata Sondi.

Selanjutnya, polisi melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal-usul dan pihak yang bertanggungjawab atas keberadaan amunisi tersebut. Dugaan sementara, amunisi itu sengaja dibuang pelaku atau bisa juga bertujuan mengelabui kepolisian setelah gencar dilakukan operasi senjata api ilegal.

"Kasusnya masih lidik, mudah-mudahan pemiliknya dapat terungkap," tutup Sondi.

Baca juga artikel terkait SENJATA API atau tulisan lainnya dari Irwanto

tirto.id - Flash News
Kontributor: Irwanto
Penulis: Irwanto
Editor: Andrian Pratama Taher