Menuju konten utama

Dishub DKI Siagakan 2.500 Personel untuk Periode Nataru

Dishub DKI juga memfokuskan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di kawasan wisata yang diperkirakan mengalami lonjakan kunjungan selama libur Nataru.

Dishub DKI Siagakan 2.500 Personel untuk Periode Nataru
Sejumlah pengendara sepeda motor melintas di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (22/8). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

tirto.id - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bakal menyiagakan 2.500 personel untuk melayani pergerakan masyarakat selama periode perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Ribuan personel tersebut disiagakan di berbagai titik strategis, mulai dari wilayah darat hingga laut, termasuk pelayanan transportasi bagi masyarakat Kepulauan Seribu.

“Total kita kerahkan 2.500 personel. Untuk pengaturan di laut, tentu kita fokuskan pada pelayanan masyarakat Kepulauan Seribu," sebut Kepala Dishub DKI Syafrin Liputo dalam keterangannya, Rabu (17/12/2025).

"Sementara di darat, kami siagakan personel di empat terminal utama dan tiga terminal bantuan agar pergerakan masyarakat dari dan ke Jakarta dapat terfasilitasi dengan baik melalui angkutan umum,” lanjutnya.

Dia menyampaikan, selain simpul transportasi, Dishub DKI juga memfokuskan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di kawasan wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan selama libur Nataru.

Beberapa di antaranya, Ragunan, Monas, Ancol, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Setu Babakan, Kota Tua, hingga Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi perhatian utama.

“Di lokasi-lokasi wisata tersebut kami menerapkan manajemen dan rekayasa lalu lintas. Misalnya, di Ragunan dan Monas, termasuk Ancol dan PIK. Untuk Taman Mini juga sudah kami koordinasikan apabila terjadi kepadatan pengunjung,” katanya.

Dishub DKI juga telah menyiagakan berbagai kendaraan operasional untuk mendukung pengaturan lalu lintas dan penanganan gangguan di lapangan. Sekitar 80 unit mobil derek disiapkan untuk pelayanan, 46 unit mobil patroli, serta dua unit mobil variable message wign (VMS) mobile.
“Armada ini akan memberikan informasi langsung kepada masyarakat terkait pengaturan lalu lintas, terutama jika terjadi kepadatan. Contohnya di Ragunan, bisa saja pagi hari diberlakukan satu arah masuk dan sore hari satu arah keluar, tergantung situasi di lapangan,” urai dia.
Syafrin menambahkan, Dishub DKI menambah empat unit kapal wisata untuk mendukung layanan wisata laut ke Kepulauan Seribu. Namun, operasional kapal tetap menyesuaikan kondisi cuaca berdasarkan prakiraan dari BMKG.
“Tahun ini ada penambahan empat unit kapal. Namun keberangkatan ke Kepulauan Seribu sangat bergantung pada situasi dan kondisi cuaca. Seperti dua hari terakhir, setelah berkoordinasi dengan KSOP, layanan kapal terpaksa kami hentikan sementara karena cuaca tidak memungkinkan,” tutur dia.

Baca juga artikel terkait NATARU atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana