Dimas Kanjeng Dihukum 2 Tahun Penjara atas Kasus Penipuan

Oleh: Yuliana Ratnasari - 24 Agustus 2017
Dibaca Normal 1 menit
Majelis hakim menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Dimas Kanjeng Taat Pribadi terkait kasus penipuan.
tirto.id - Dimas Kanjeng Taat Pribadi dijatuhi vonis dua tahun penjara oleh majelis hakim untuk kasus penipuan. Pembacaan putusan ini dibacakan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Kraksaan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur hari ini, Kamis (24/8/2017).

"Terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan tindak pidana penipuan," kata majelis hakim yang dipimpin Basuki Wiyono dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kraksaan Probolinggo.

Dalam putusan yang dibacakan secara bergantian oleh tiga anggota majelis hakim disebutkan, salah satunya menyatakan bahwa tidak ada alasan pemaaf dan pembenar atas tindak pidana yang dilakukan terdakwa.

Seperti dikutip Antara, terdakwa juga dinyatakan telah mendapatkan keuntungan dari tindak pidana yang dilakukannya tersebut dan dalam putusan ihwal terdakwa juga pernah menunjukkan kemampuan bagaimana menggandakan uang, sehingga korban Prayitno Supriadi tertarik untuk membayar mahar sebesar Rp800 juta.

Proses hukum kasus penipuan berkedok penggandaan uang yang dihadapi Dimas Kanjeng itu berdasarkan laporan korban atas nama Prayitno Supriadi yang merupakan warga Kabupaten Jember dengan kerugian sebesar Rp800 juta.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum mengajukan tuntutan empat tahun penjara terhadap terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kraksaan pada 15 Agustus 2017.

Sementara Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin mengatakan sebanyak 150 personel polisi dibantu dengan anggota Koramil melakukan pengamanan sidang putusan kasus penipuan tersebut di PN Kraksaan.

"Pengamanan dilakukan secara ketat untuk sidang Dimas Kanjeng Taat Pribadi dengan agenda pembacaan putusan dari majelis hakim, bahkan dilakukan sterilisasi ruangan sidang sebelum dimulai," katanya.

Dimas Kanjeng Taat Pribadi terjerat dua kasus hukum yakni pembunuhan yang menimpa dua pengikutnya, Abdul Ghani dan Ismail Hidayah yang dibunuh karena dinilai bakal membongkar praktek penipuan yang dijalankan nya, dan kasus penipuan berkedok penggandaan uang.

Dalam kasus pembunuhan, majelis hakim sudah menjatuhkan putusan 18 tahun penjara kepada terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi, namun atas putusan tersebut terdakwa dan JPU sama-sama mengajukan banding.

Baca juga: Dimas Kanjeng Divonis 18 Tahun Bui dalam Kasus Pembunuhan

Baca juga artikel terkait KASUS DIMAS KANJENG atau tulisan menarik lainnya Yuliana Ratnasari
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Yuliana Ratnasari
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari
DarkLight