Menuju konten utama

Denyut Batik Tiga Negeri

Diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia, batik tiga negeri terancam punah akibat minimnya pembatik dan jumlah permintaan.

Denyut Batik Tiga Negeri
Pada 2009, Sidang ke-4 Komite Antar-Pemerintah tentang Warisan Budaya Tak-benda yang diselenggarakan UNESCO di Abu Dhabi mengakui batik, wayang, keris, noken, dan tari saman sebagai Budaya Tak-benda Warisan Manusia oleh UNESCO (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity).

Salah satu jenis batik yang dimiliki Indonesia adalah batik tiga negeri. Sesuai namanya, batik tiga negeri dibuat di tiga negeri atau daerah, yakni Lasem, Solo, dan Pekalongan. Harga batik tiga negeri cukup mahal karena proses pengerjaannya yang lama dan rumit. Kini, produksi batik jenis ini masih berlangsung tapi denyutnya makin melemah.
Baca juga artikel terkait TIRTWO atau tulisan lainnya

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Nindias Nur Khalika
Editor: Windu Jusuf