Menuju konten utama

Demo Tolak Kenaikan UKT Mahasiswa Uncen Papua Berujung Ricuh

Polisi menuding aksi unjuk rasa tidak ada izin dari Polresta Jayapura Kota.

Demo Tolak Kenaikan UKT Mahasiswa Uncen Papua Berujung Ricuh
Polisi menyemprotkan air untuk membubarkan para pengunjuk rasa yang tergabung dari berbagai elemen mahasiswa di Jalan Buper, Waena, Kota Jayapura, Papua, Selasa (10/5/2022). ANTARA FOTO/Gusti Tanati/app/YU

tirto.id - Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Fredrickus Maclarimboen, mengatakan aksi unjuk rasa yang dilakukan massa dari mahasiswa Universitas Cendrawasih, mengakibatkan empat personel terluka. Selain itu, satu kendaraan operasional Polresta Jayapura Kota terbakar.

Aksi demo yang berlangsung pada Kamis (22/5/2025) terjadi di pintu gerbang atau gapura kampus Uncen Waena.

"Massa melakukan penyerangan melempari anggota dengan bebatuan sehingga menyebabkan empat orang terluka dan membakar truk operasional," kata Fredrickus Maclarimboen di Jayapura, Kamis (22/5/2025) dilansir dari Antara.

Empat anggota Polresta Jayapura Kota yang terluka dilarikan ke RS Bhayangkara Jayapura guna mendapatkan perawatan. Mereka adalah Kasat Samapta, AKP Rischard L. Rumboy, dan tiga personel lain yaitu Aipda Nursalam, Briptu Aan Krisanto dan Briptu Dicky.

Insiden itu berawal saat mahasiswa melakukan demo untuk menyampaikan aspirasi terkait penolakan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Gesekan yang terjadi antara mahasiswa Uncen dan aparat keamanan berujung kericuhan.

"Kami hanya melakukan pengamanan di sekitar gapura atau gerbang kampus, dan tidak masuk ke area kampus. Selain itu, aksi yang dilakukan tidak ada izin dari pihak Polresta Jayapura Kota," katanya.

Baca juga artikel terkait PAPUA

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto