Menuju konten utama

Dasco Temui Prabowo di Istana, Ini yang Dibahas

Wakil Ketua DPR, Dasco menemui Presiden Prabowo di Istana Negara, membahas isu terkini.

Dasco Temui Prabowo di Istana, Ini yang Dibahas
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memberikan paparan saat audiensi dengan serikat pekerja angkutan Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/9/2025). Audiensi yang diikuti oleh sembilan serikat pekerja transportasi tersebut bertujuan untuk meminta agar pimpinan DPR menyampaikan langsung aspirasi terkait pelindungan pekerja transportasi online atau pekerja platform kepada Presiden Prabowo Subianto. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (10/9/2025) siang. Hal itu disampaikan Sekretariat Kabinet melalui akun Instagram resminya, @sekretariat.kabinet.

"Presiden Prabowo Subianto bertemu dan berdiskusi dengan Wakil Ketua DPR RI Bapak Prof Sufmi Dasco Ahmad, siang ini, di lstana Merdeka, Jakarta," demikian unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet, dikutip Rabu.

Menurut Sekretariat Kabinet, Prabowo bersama Dasco membahas sejumlah isu yang sedang berkembang di Indonesia serta sejumlah program prioritas dan kebijakan Pemerintah Pusat.

"[Dari Dasco], Presiden Prabowo juga mendapatkan laporan terkait berbagai poin keputusan yang telah disepakati di DPR dalam beberapa hari terakhir ini," tulis akun Instagram @sekretariat.kabinet.

Untuk diketahui, DPR RI membuat sejumlah kesepakatan menindaklanjuti tuntutan aksi unjuk rasa yang berlangsung 25 Agustus 2025 hingga saat ini. Salah satunya, DPR RI resmi memangkas sejumlah tunjangan dan fasilitas bagi anggotanya.

Keputusan tersebut disampaikan Dasco saat konferensi pers yang digelar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2025).

“DPR RI akan memangkas tunjangan dan fasilitas anggota DPR setelah [melakukan] evaluasi,” ucap Dasco kepada para awak media.

Adapun komponen tunjangan yang dipangkas di antaranya adalah biaya langganan listrik, jasa telepon, biaya komunikasi intensif, dan transportasi.

Berdasarkan surat keputusan rapat konsultasi pimpinan DPR dengan pimpinan fraksi-fraksi DPR pada Kamis (4/9/2025) kemarin, diketahui total penghasilan atau take home pay para anggota DPR juga mengalami penurunan, hingga menjadi Rp65,5 juta per bulan.

Baca juga artikel terkait DPR atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama