Menuju konten utama

Dasco Dukung Buyback Saham BUMN Saat Pasar Turun

Dasco menilai, perusahaan-perusahaan di berbagai sektor strategis, baik BUMN maupun BUMN, memiliki fundamental kuat untuk buyback saham.

Dasco Dukung Buyback Saham BUMN Saat Pasar Turun
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan keterangan pers terkait harga bahan bakar minyak (BBM) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026). Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi pemerintah yang memutuskan untuk belum berencana melakukan penyesuaian atau menaikkan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/tom.

tirto.id - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menilai langkah pembelian kembali (buyback) saham oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun lembaga investasi merupakan strategi yang tepat ketika pasar sedang mengalami penurunan.

Menurut Dasco, perusahaan-perusahaan di berbagai sektor strategis, baik BUMN maupun BUMN, memiliki fundamental yang kuat sehingga aksi pembelian kembali saham saat harga sedang terkoreksi dapat menjadi langkah yang menguntungkan.

“Ya sebenarnya kan BUMN dan swasta-swasta yang proyek-proyeknya strategis itu kan fundamentalnya kuat,” kata Dasco di Gedung DPR RI, Jakarta. Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, ketika harga saham mengalami penurunan akibat kondisi pasar, perusahaan maupun institusi investasi memang dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan pembelian kembali.

Langkah tersebut wajar didasarkan pada pertimbangan fundamental perusahaan yang tetap kuat meskipun pasar sedang mengalami tekanan.

“Nah sehingga kemarin dalam keadaan pasar harga sedang turun, ya tentunya kemudian misalnya BUMN atau Himbara itu kemudian buyback kembali, atau pun kemudian lembaga-lembaga yang melakukan investasi maupun pasar tentunya melihat bahwa sangat strategis kemudian ketika membeli kembali atau melakukan transaksi pembelian pada saat keadaan pasar seperti kemarin,” ujarnya.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Hendra Friana