Menuju konten utama

Dari Pegunungan ke Keseharian: AQUA & Makna "Adem" Sesungguhnya

Lewat kampanye "Kaum Adem", AQUA menghubungkan kualitas air dari sumbernya dengan kebutuhan keseimbangan hidup generasi muda masa kini.

Dari Pegunungan ke Keseharian: AQUA & Makna
Dokumentasi Media Trip Kaum Adem Aqua 4-6 Mei 2026. (FOTO/Dok. Aqua)

tirto.id - Macet, cuaca terik, dan jadwal yang padat. Bagi banyak orang khususnya generasi muda, itulah wajah keseharian yang harus dihadapi. Di tengah tekanan itu, tubuh dan pikiran kerap butuh jeda untuk kembali terasa tenang dan seimbang.

Berangkat dari kebutuhan itulah AQUA meluncurkan kampanye "Kaum Adem", sebuah inisiatif yang mengajak masyarakat menemukan rasa "adem" sebagai bagian dari gaya hidup, dimulai dari hal paling mendasar: memastikan tubuh terhidrasi dengan baik.

Adem yang Bukan Sekadar Rasa

Media Trip Kaum Adem Aqua

Dokumentasi Media Trip Kaum Adem Aqua 4-6 Mei 2026. (FOTO/Dok. Aqua)

Sensasi segar yang kerap dirasakan saat meneguk AQUA bukan sekadar sugesti. Berdasarkan uji produk terhadap 3.000 konsumen di tujuh kota besar Indonesia, 9 dari 10 orang merasakan bahwa kandungan mineral alami AQUA membuatnya terasa dingin dan menyegarkan bahkan tanpa didinginkan terlebih dahulu.

Karakter ini berakar langsung dari sumbernya. AQUA berasal dari pegunungan terlindungi dengan komposisi mineral alami yang seimbang dan untuk memastikan konsistensinya, setiap produk melewati pengujian dengan lebih dari 650 parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi, serta ratusan tahapan uji keamanan sebelum sampai ke tangan konsumen. Seluruh proses produksi berjalan tanpa sentuhan tangan.

"Kami percaya kualitas produk tidak terlepas dari kualitas sumbernya. Karena itu, komitmen kami tidak hanya menghadirkan air minum berkualitas, tetapi juga memastikan keberlanjutan ekosistem air yang menjadi fondasinya. Melalui Kaum Adem, kami menghubungkan kualitas tersebut dengan kebiasaan hidrasi yang semakin relevan dalam keseharian masyarakat, termasuk generasi muda sehingga manfaat 'adem' dapat dirasakan secara menyeluruh, baik secara fisik maupun dalam menjaga keseimbangan diri," ujar Adisti Nirmala, Marketing Director AQUA, dalam rilis yang diterima Tirto Kamis (7/5/2026).

Konservasi sebagai Fondasi Kualitas

Media Trip Kaum Adem Aqua

Dokumentasi Media Trip Kaum Adem Aqua 4-6 Mei 2026. (FOTO/Dok. Aqua)

Di balik setiap botol AQUA, ada rangkaian panjang upaya menjaga ekosistem air yang melibatkan masyarakat sekitar sumber. Salah satu implementasinya dilakukan di Daerah Aliran Sungai Pusur, Klaten mencakup perlindungan kawasan resapan, penerapan pertanian berkelanjutan, hingga penguatan peran masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Secara konkret, AQUA telah membangun lebih dari 2.500 lubang biopori, menanam lebih dari 250 ribu pohon, serta membangun 62 sumur resapan dan lebih dari 1.200 parit buntu.

Program Regenerative Agriculture diterapkan di 10 desa, menjangkau 45,37 hektare lahan dan melibatkan 309 petani. Untuk perlindungan keanekaragaman hayati, AQUA juga mengelola Taman KEHATI seluas 4,6 hektare dengan lebih dari 150 spesies dan populasi lebih dari 1.000 tanaman.

Secara keseluruhan, program konservasi AQUA di kawasan Klaten telah menjangkau lebih dari 8.000 penerima manfaat akses air bersih di 13 desa pada dua kecamatan.

"Air yang baik tidak diciptakan secara instan, tetapi dijaga sejak dari alamnya. Upaya konservasi yang dilakukan bersama masyarakat menjadi kunci untuk memastikan kualitas air tetap konsisten dari waktu ke waktu," jelas Jeffri Ricardo, Senior Manager Public Affairs & Sustainability AQUA.

Keseimbangan Dimulai dari Hal Kecil

Media Trip Kaum Adem Aqua

Dokumentasi Media Trip Kaum Adem Aqua 4-6 Mei 2026. (FOTO/Dok. Aqua)

Rasa "adem" yang diusung AQUA tidak hanya menyentuh dimensi fisik ada sisi emosional yang tak kalah penting.

Tsamara Farhanna, human design coach sekaligus instruktur yoga dan meditasi, mengingatkan bahwa solusinya sering kali lebih sederhana dari yang dibayangkan.

"Kadang yang kita butuhkan hanya berhenti sejenak, bernapas, dan memastikan tubuh tetap terhidrasi hal sederhana yang bisa membantu tubuh dan pikiran kembali stabil," ujarnya.

Pada akhirnya, keseimbangan tidak selalu datang dari hal-hal besar. Ia hadir dari momen-momen kecil yang kita beri ruang termasuk memastikan tubuh mendapat cukup air setiap harinya. Dan di situlah AQUA ingin hadir: bukan sekadar sebagai produk, melainkan sebagai teman dalam keseharian.

Penulis: Tim Media Servis