Menuju konten utama

Danantara Buka Suara soal Rp200 T Duit Pemerintah di Himbara

Rosan berharap tambahan likuiditas baru ke Himbara dapat membantu pembiayaan industri berbasis ekspor dan mendorong penciptaan lapangan pekerjaan.

Danantara Buka Suara soal Rp200 T Duit Pemerintah di Himbara
Menteri Investasi Rosan Roeslani menyapa wartawan setibanya di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/Spt.

tirto.id - Kepala Badan Pengelola Investasi PT Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani buka suara soal kebijakan pemindahan Rp200 triliun dana pemerintah dari rekening Bank Indonesia ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Ia berharap, tambahan likuiditas baru ke bank-bank pelat merah tersebut dapat membantu pembiayaan industri berbasis ekspor dan mendorong penciptaan lapangan pekerjaan.

"Dana yang Rp200 triliun yang masuk kepada Himbara itu benar-benar dipergunakan, terutama untuk yang berorientasi ekspor dan juga untuk dalam mereka penciptaan lapangan pekerjaan," ujarnya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025).

Rosan mengatakan, Danantara juga meminta Himbara mendistribusikan Rp200 triliun itu untuk program-program produktif dan tak hanya menyasar pihak swasta.

"Itu akan dialokasi untuk program-program yang produktif dan juga untuk mendorong penyaluran tidak hanya ke sektor swasta, tapi juga merata, ke banyak sektor yang tadi saya sempaikan, lebih banyak ke penciptaan lapangan pekerjaan dan juga ekspor," tutur dia.

Sebagai informasi, Kementerian Keuangan telah memindahkan Rp200 triliun saldo anggaran lebih (SAL) pemerintah di rekening Bank Indonesia kepada lima bank pelat merah pada 12 September lalu.

Dari total tersebut, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Mandiri mengantongi tambahan likuiditas masing-masing Rp55 triliun, sedangkan Bank Tabungan Negara (BTN) mendapatkan Rp25 triliun, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) menerima Rp10 triliun.

Baca juga artikel terkait HIMBARA atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana