tirto.id - Pemerintah dikabarkan telah masuk sebagai pemegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Kabar itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.
Namun demikian, Danantara sendiri belum bisa mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut. Managing Director Investment Danantara, Stefanus Ade Hadiwidjaja, enggan berkomentar. "Saya belum bisa komen dulu ya. Maaf," ujarnya singkat saat ditemui di Kemenko Pangan, Senin (4/5/2026).
Hal serupa juga ditunjukkan CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani. Ia tidak menjawab secara gamblang. "Nanti ya kelanjutannya itu," katanya.
Kendati demikian, Dasco menyebut langkah tersebut menjadi jalan pemerintah mendorong pembenahan ekosistem industri, termasuk memastikan kebijakan lebih berpihak ke pengemudi.
Ia menyebut skema pembagian pendapatan bagi pengemudi ojek daring akan berubah dari sebelumnya 20 persen menjadi 8 persen.
"Pemerintah melalui Danantara sudah masuk ke dalam aplikator, mengambil bagian saham. Dengan posisi itu, tentu ada ruang untuk mendorong kebijakan yang lebih baik," ujar Dasco saat peringatan Hari Buruh, di Gedung DPR, Jumat (1/5/2026).
Pemegang Saham GoTo
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian berapa persen saham GoTo yang dikuasai Danantara. Yang jelas, pemerintah sebenarnya sudah memiliki kepemilikan di GoTo melalui PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan anak usahanya.
Telkom mulai berinvestasi di GOTO sejak 18 Mei 2023, dengan membeli 29.708 saham konversi senilai 150 juta dolar AS atau sekitar Rp2,1 triliun.
Anak usaha Telkom, Telkomsel, juga memiliki 59.417 saham tambahan senilai 300 juta dolar AS atau setara Rp4,29 triliun. Dengan demikian, total investasi Telkom dan anak usaha di GOTO mencapai 450 juta dolar AS atau sekitar Rp6,4 triliun.
Meski pemerintah melalui Telkom sudah masuk, kendali utama GoTo masih berada di tangan para pendiri. Hingga kini, penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner) GoTo adalah Andre Soelistyo, Kevin Bryan Aluwi, Melissa Siska Juminto, dan William Tanuwijaya.
Mereka mengendalikan perusahaan secara langsung dan melalui PT Saham Anak Bangsa.
Berikut daftar pemegang saham di atas 1 persen di GoTo:
- SVF GT Subco (Singapore) Pte. Ltd. 7,65 persen
- Taobao China Holding Limited 7,43 persen
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk 2,82 persen
- UBS AG Hong Kong - 2,68 persen
- Tencent Mobility Limited 2,48 persen
- Google Asia Pacific Pte. Ltd 2,48 persen
- Peak XV Partners GOTO Investment Holdings 2,47 persen
- GoTo Peopleverse Fund 2,47 persen
- PT Saham Anak Bangsa 2,26 persen
- PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) 1.99 persen
- Capret (SG) Pte Ltd 1,98 persen
- PT Astra International Tbk 1,56 persen
- Peak XV Partners Investments IV 1,53 persen
- WP Investments VI B.V. 1,46 persen
- Citibank Hong Kong / Bhinneka Holdings (22) Limited 1,43 persen
- Platinum Orchid B 2018 RSC Limited1,28 persen
- PT Provident Capital Indonesia 1,25 persen
- William Tanuwijaya 1,25 persen
- Morgan Stanley and Co International Plc 1,22 persen
- CGS International Securities Singapore PTE LTD 1,09 persen
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id




































